LombokPost- Prestasi membanggakan diraih siswa SMAN 1 Terara, Lombok Timur (Lotim). Cerpen karya M Dimas Ibnu Pratama meraih Juara 3 lomba cerpen tingkat nasional 2026. Cerpen berjudul Tiket Sekali Jalan tersebut menembus persaingan ketat dan mengangkat isu pekerja migran NTB.
Ajang yang digelar Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini diikuti 2.113 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 20 finalis terpilih.
Dalam cerpennya, Dimas mengangkat data NTB sebagai daerah pengirim pekerja migran. Pada semester pertama 2025, NTB berada di peringkat keempat nasional, dengan sekitar 65 persen tujuan Malaysia. Pada 2024, tercatat 79 jenazah PMI dipulangkan ke NTB.
Baca Juga: Mangrove NTB Kritis, Unram Terapkan Rehabilitasi Berbasis Sains
Melalui tokoh Jagad, cerpen tersebut menggambarkan dilema remaja antara tuntutan ekonomi, tekanan sosial untuk merantau, dan keinginan melanjutkan pendidikan. Cerpen ini tidak hanya bercerita, tetapi juga menyampaikan kritik sosial yang relevan.
Kompetisi berlangsung 10 Maret hingga 8 April 2026, dengan pengumuman pemenang pada 16 April 2026. Para finalis mengikuti pemantapan penulisan di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, serta menerima penghargaan di kantor Badan Bahasa.
Penghargaan diserahkan Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin dan disaksikan Wardiman Djojonegoro. Momentum tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, di mana peserta mengenakan busana adat.
Baca Juga: SMAN 2 Mataram Jadi Sekolah Inovatif Nasional, Rapor Pendidikan Jadi Kunci
Dimas mengatakan bersyukur atas capaian tersebut dan menyebutnya sebagai persembahan untuk sekolah dan daerah.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk terima kasih untuk guru dan sekolah,” ujarnya.
Cerpen Dimas membawa pesan kuat. Ia mengajak generasi muda untuk tidak menganggap merantau sebagai satu-satunya jalan hidup, melainkan tetap menjadikan pendidikan sebagai pilihan utama.
Editor : Pujo Nugroho