LombokPost- Kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMPN 3 Mataram tahun ajaran 2026/2027 belum terpenuhi.
Hingga penutupan pendaftaran jalur domisili, sekolah di Jalan Niaga, Ampenan, itu baru mencatat 126 siswa baru yang mendaftar dari kapasitas maksimal 160 peserta didik.
Kepala SMPN 3 Mataram Suherman menuturkan, masih terdapat tiga calon peserta didik dari jalur prestasi yang belum melakukan daftar ulang.
Kondisi itu membuat jumlah siswa yang dipastikan diterima masih berpotensi berubah.
"Masih ada tiga orang pendaftar jalur prestasi yang belum daftar ulang," ujarnya, Jumat (3/7).
Baca Juga: UKT Unram Berkeadilan, 42 Persen Mahasiswa Bayar Maksimal Rp1 Juta Per Semester
Meski demikian, SPMB SMPN 3 Mataram tetap berjalan sesuai kuota rombongan belajar yang telah direncanakan.
Tahun ini, sekolah menyiapkan kuota 160 siswa yang akan dibagi ke dalam lima rombongan belajar (rombel). Setiap rombel dirancang menampung maksimal 32 siswa.
Namun, karena jumlah pendaftar belum memenuhi kapasitas, Suherman memutuskan hanya membuka empat rombel.
Dengan komposisi itu, proses pembelajaran dinilai tetap dapat berlangsung efektif tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan.
"Dengan jumlah pendaftar sekarang maka akan kita bagi menjadi empat rombel," jelas Suherman.
Baca Juga: PMR MAN 2 Mataram Raih Juara III Laga Praja IV 2026, Harumkan Nama Madrasah di Pulau Lombok
Ia menuturkan, kuota SPMB SMPN 3 Mataram yang tidak terpenuhi bukan hal baru.
Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah itu memang hanya menerima siswa untuk empat rombel dan belum pernah memenuhi kuota maksimal yang disediakan.
Meski jumlah peserta didik belum sesuai target, Suherman tidak menjadikannya sebagai persoalan utama. Fokus sekolah tetap pada pengelolaan pembelajaran dan pemenuhan beban mengajar guru agar proses pendidikan berjalan optimal.
"Apa yang kita terima itu yang kita kelola," pungkasnya.
Editor : Kimda Farida