Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Terjunkan 1.823 Mahasiswa KKN, Sebar ke NTB hingga Vietnam

Jay • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:59 WIB
SIMBOLIS: Rektor Unram Prof Sukardi (pakai batik) melepas burung merpati sebagai tanda dimulainya pengabdian 1.823 mahasiswa KKN Unram di Halaman Rektorat Unram, pekan lalu.
SIMBOLIS: Rektor Unram Prof Sukardi (pakai batik) melepas burung merpati sebagai tanda dimulainya pengabdian 1.823 mahasiswa KKN Unram di Halaman Rektorat Unram, pekan lalu.

 

LombokPost- Universitas Mataram (Unram) melepas 1.823 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa periode Juli–Agustus 2026. Ribuan mahasiswa itu diterjunkan ke berbagai desa di Pulau Lombok hingga luar negeri untuk menjalankan program pengabdian yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

KKN kali ini mengusung tema “KKN Pemberdayaan Masyarakat Desa Unram Program Berdampak, Desa Berdaya”. Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Rektorat Unram. Kegiatan itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa peserta. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum mahasiswa diberangkatkan menuju lokasi pengabdian masing-masing.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram Dr Andi Chairil Ichsan menjelaskan, sebanyak 1.823 mahasiswa KKN dibagi ke dalam 184 kelompok. Mereka ditempatkan di empat kabupaten di Pulau Lombok. Yakni 33 desa di Lombok Barat, 42 desa di Lombok Tengah, 75 desa di Lombok Timur, dan 33 desa di Lombok Utara.

Baca Juga: SPMB SMA/SMK NTB Jadi Momentum Hapus Stigma Sekolah Favorit

“Selain itu, terdapat satu kelompok KKN Internasional yang dikirim ke Vietnam,” ujarnya.

Andi menambahkan, KKN Unram 2026 juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga nasional dan internasional. Program itu meliputi KKN Kolaboratif Nasional bersama Universitas Brawijaya dan Universitas Jenderal Soedirman, KKN Keamanan Pangan bersama BPOM, KKN Literasi bersama Perpustakaan Nasional RI, KKN Proklim bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan GIZ-Clarity, hingga KKN Tangguh Bencana yang bekerja sama dengan SEAMEO RECFON.

Ia mengingatkan seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing agar menjaga nama baik almamater. Setiap program kerja yang dijalankan juga diminta mampu mencapai target pengabdian yang telah dirancang.

Baca Juga: Kuota SPMB SMPN 3 Mataram Belum Terpenuhi, Hanya Buka Empat Rombel

Sementara itu, Rektor Unram Prof Sukardi menegaskan, KKN Unram bukan sekadar aktivitas mahasiswa untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Menurutnya, desa harus menjadi ruang belajar yang memungkinkan mahasiswa memahami persoalan secara langsung. Setelah itu, mahasiswa dapat menawarkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan empati.

“KKN itu bukan datang mengajarkan masyarakat, tetapi saudara datang untuk belajar bersama masyarakat. Mahasiswa membaca realitas di masyarakat, lalu menawarkan solusi dengan ilmu, kolaborasi, dan penuh empati,” katanya.

Prof Sukardi meminta seluruh peserta menjadikan desa sebagai laboratorium pembelajaran. Program yang dijalankan harus lahir dari kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Siswa SMPN 6 Mataram Lolos Jadi Delegasi Indonesia di MUN Malaysia

Ia menegaskan, keberhasilan KKN Unram 2026 tidak diukur dari tebalnya laporan akhir. Namun, dari dampak yang mampu ditinggalkan bagi masyarakat.

“Harapan saya, kembalilah dengan membawa dampak. Dampak itu hanya tiga kata kuncinya yaitu dampak secara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tegasnya.

Sebagai penutup acara, Rektor Unram menyerahkan atribut KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol dimulainya pengabdian 1.823 mahasiswa KKN Unram ke berbagai wilayah di NTB hingga Vietnam.

Baca Juga: Unram Perkuat Kampus Aman, Satgas Kini Tangani Seluruh Bentuk Kekerasan

Melalui KKN Unram, Prof Sukardi berharap lahir berbagai inovasi yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

Editor : Jelo Sangaji
#KKN Unram 2026 #1.823 mahasiswa KKN #KKN Pemberdayaan Masyarakat Desa #Unram #Universitas Mataram