LombokPost- Siswi MAN 2 Mataram Kautsar Ratu Bilqis berhasil lolos sebagai finalis Global Youth Conference (GYC) 2026 yang akan digelar di Mesir pada 5-6 September 2026. Keberhasilan itu menjadi kebanggaan bagi sekolah, daerah, sekaligus Indonesia karena membawa misi memperkenalkan budaya lokal ke forum dunia.
Pengumuman kelolosan Bilqis, sapaan karibnya, disampaikan secara resmi oleh panitia GYC 2026 yang diadakan Capai Cita bekerja sama dengan Indonesian Diaspora Network. Melalui pengumuman itu, Bilqis dinyatakan berhak melaju ke babak final dan akan mempresentasikan karya ilmiahnya secara langsung di Mesir.
Esai yang mengantarkan Bilqis ke tingkat internasional berjudul "RIMPU GOES GLOBAL: A Strategy for Revitalizing Bima Culture as Women’s Identity, Cultural Diplomacy, and the Nusantara Creative Economy."
Baca Juga: 11 Siswa MAN 2 Mataram Lolos OSN Tingkat Provinsi, Dikarantina Jelang Perebutan Tiket Nasional
Melalui karya itu, siswi MAN 2 Mataram itu mengangkat rimpu sebagai identitas perempuan Bima yang memiliki nilai budaya tinggi. Tidak hanya sebagai warisan tradisi, rimpu juga diposisikan sebagai instrumen diplomasi budaya serta penggerak ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat global.
Gagasan itu dinilai selaras dengan tema besar GYC 2026, yakni The Power of Young Minds in Designing Solutions for a Sustainable and Inclusive Future. Tema itu mendorong generasi muda menghadirkan solusi inovatif yang berkelanjutan sekaligus inklusif bagi masyarakat dunia.
Bilqis menjelaskan, seluruh finalis akan mengikuti rangkaian mentoring sebelum tampil pada sesi presentasi di Mesir.
Baca Juga: Siswa SMPN 2 Sumbawa Besar Lolos Final Bintang Sobat SMP 2026, Wakili NTB ke Nasional
"Para finalis juga akan mengikuti rangkaian mentoring pra kompetisi sebagai persiapan menuju sesi presentasi di Mesir," ujarnya.
Keberhasilan Bilqis lolos final GYC 2026 di Mesir menunjukkan budaya lokal Indonesia memiliki ruang untuk diperkenalkan melalui gagasan ilmiah. Esai itu tidak hanya memperkenalkan rimpu kepada masyarakat internasional, tetapi juga menunjukkan budaya daerah dapat menjadi media pemberdayaan perempuan, diplomasi budaya, sekaligus penguatan ekonomi kreatif Nusantara.
Babak final GYC 2026 akan mempertemukan peserta terbaik dari berbagai negara. Mereka akan mempresentasikan ide dan inovasi di hadapan forum internasional yang diikuti pemuda dari berbagai belahan dunia.
Baca Juga: Project Changes Buka Jalan Mahasiswa Unram Belajar di Jerman, Perkuat Jejaring Internasional
Capaian Bilqis diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di tingkat global tanpa meninggalkan identitas budaya daerah. Bilqis membuktikan budaya lokal seperti rimpu dapat menjadi kekuatan diplomasi budaya sekaligus membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.
Prestasi Bilqis lolos final GYC 2026 di Mesir juga mempertegas generasi muda NTB memiliki potensi bersaing di level dunia. Dengan mengangkat budaya rimpu sebagai identitas perempuan Bima, Bilqis menunjukkan kearifan lokal dapat menjadi inspirasi pembangunan berkelanjutan, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat citra budaya Indonesia di mata dunia.
Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Bilqis. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti peserta didik madrasah mampu bersaing di tingkat internasional melalui karya ilmiah yang inovatif sekaligus mengangkat kekayaan budaya daerah.
Prestasi Bilqis lolos final GYC 2026 di Mesir diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di level dunia.
“Bilqis membuktikan kearifan lokal dapat menjadi kekuatan diplomasi budaya, memperluas jejaring internasional dan memperkuat citra Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.
Editor : Rury Anjas Andita