Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DPRD Apresiasi Raihan Insentif Fiskal dari Kemendagri, Kinerja Pemprov Tunjukkan Tren Positif 

Umar • Jumat, 22 Mei 2026 | 15:14 WIB
Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya mengapresiasi Pemprov NTB yang meraih penghargaan terbaik I tingkat provinsi Regional Nusa Tenggara dan Maluku, kategori creative financing, dari Kemendagri. 
Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya mengapresiasi Pemprov NTB yang meraih penghargaan terbaik I tingkat provinsi Regional Nusa Tenggara dan Maluku, kategori creative financing, dari Kemendagri. 

LombokPost – DPRD NTB mengapresiasi prestasi pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal yang diganjar insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pemprov NTB meraih penghargaan terbaik I tingkat provinsi Regional Nusa Tenggara dan Maluku, kategori creative financing, Selasa (19/5). 

Selain mendapatkan piala penghargaan, Pemprov NTB juga diberikan hadiah berupa insentif fiskal sebesar Rp 3 miliar. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat kinerja daerah.

Baca Juga: Pemprov NTB Raih Penghargaan dari Kemendagri Terbaik I Kategori Creative Financing di Apresiasi Daerah Berprestasi 2026

"Tentu kami sangat mengapresiasi kinerja Pak Gubernur (Lalu Muhamad Iqbal, Red) dan jajaran pemprov," kata Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya, Rabu (20/5). 

Disampaikan, kinerja pemprov terus menunjukkan tren positif. Sebelumnya, NTB menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua pada kuartal satu. Pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 tercatat tumbuh sebesar 13,64 persen.

"Prestasi ini harus jadi pelecut untuk semakin lebih baik lagi. Ini untuk mencapai visi besar NTB Makmur Mendunia," ujar Wirajaya. 

Baca Juga: Pemkab Lobar Raih Penghargaan Tertinggi Creative Financing

DPRD meminta agar pemprov segera mempercepat belanja daerah. Yaitu dengan segera melaksanakan berbagai program. Khususnya pekerjaan konstruksi seperti infrastruktur jalan, jembatan, serta irigasi.

Termasuk program sosial berupa pengentasan kemiskinan ekstrem. "Banyak pos-pos belanja yang masuk program prioritas harus segera dieksekusi. Tentu ini harus jadi perhatian," imbuhnya.  

Lebih jauh, Wirajaya mengingatkan saat ini sudah hampir memasuki pertengahan tahun anggaran. Oleh karena itu, berbagai paket pekerjaan OPD harus dipercepat. Jangan sampai menunggu akhir tahun anggaran yang berdampak pada molornya pekerjaan. 

Baca Juga: Kemendagri Tolak Usulan Penarikan Pajak Kendaraan Pelat Luar Daerah, Pemprov NTB Terus Lobi

"Kita harus berkaca pada tahun-tahun sebelumnya. Pekerjaan jangan sampai menumpuk. Dan saya kira paket pekerjaan juga sudah berproses untuk segera dimulai," tegas politisi Gerindra itu. 

Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi mendorong agar tren positif terkait kinerja pemerintah harus terus dijaga. Sebab ini berdampak positif pada ekonomi daerah tetap stabil. Sehingga pemprov bisa terus memanen insentif setiap tahun.

"Saya kira ini momen yang bagus untuk kestabilan daerah. Dan harus terus dijaga sampai akhir tahun," kata Sambirang. 

Baca Juga: Membaca Percepatan Pertumbuhan Ekonomi NTB dari Triwulan I-2025 ke Triwulan I-2026

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi 13,64 persen pada triwulan pertama menunjukkan bahwa mesin pertumbuhan ekonomi NTB mulai bergerak lebih kuat. Dan struktur ekonomi daerah mulai mengalami transformasi.

Tapi, pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada rasa puas terhadap tingginya angka pertumbuhan itu. "Justru momentum ini harus dijaga dan dikonsolidasikan melalui kebijakan fiskal, penganggaran, dan pembangunan SDM yang tepat sasaran," jelas Sambirang. (mar/r2)

 

Editor : Kimda Farida
#Kemendagri Awards #DPRD NTB #Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal #Pemprov NTB