LombokPost – Golkar NTB akhirnya berhasil menuntaskan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh kabupatan/kota. Musda terakhir dilakukan di DPD II Kabupaten Dompu yang digelar, Senin (25/5).
Dalam momen itu, Efan Limantika terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Dompu periode 2025–2030.
"Alhamdulillah saya terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Dompu secara aklamasi," kata Efan Limantika.
Agenda tersebut dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB Firadz Pariska, para pengurus partai, kader, serta fungsionaris Golkar dari berbagai wilayah di Kabupaten Dompu.
Musda XI Partai Golkar Dompu yang berlangsung di Cafe Laberka, Dompu, itu mengangkat tema "Momentum Memilih Pemimpin Daerah yang Menjawab Tantangan Memenangkan Partai Golkar".
Dalam musda Efan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pemegang hak suara dari delapan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Dompu.
Ia menegaskan, kepengurusan yang baru akan segera bergerak melakukan penguatan organisasi secara menyeluruh. Mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Konsolidasi internal disebut menjadi langkah utama dalam membangun kembali kekuatan Partai Golkar di Dompu.
Baca Juga: Golkar NTB Awali Musda Tingkat II di Kota Bima, Alfian Indra Wirawan Kembali Jadi Ketua
"Kami berkomitmen melakukan konsolidasi dari pengurus tingkat bawah sampai tingkat atas untuk bersama-sama memenangkan Partai Golkar ke depan," imbuhnya.
Tidak hanya fokus pada pembenahan internal partai, Efan juga menekankan pentingnya memperjuangkan kebutuhan masyarakat Dompu. Yaitu melalui program-program yang nyata dan berdampak langsung bagi warga.
Partai Golkar Dompu, sambung dia, juga menargetkan peningkatan raihan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Baca Juga: Musda Golkar, Pintu Nursiah ke Kursi Bupati? Terpilih Aklamasi sebagai DPD II Golkar Lombok Tengah
"Saat ini kami memiliki dua kursi di DPRD Kabupaten Dompu. Ke depan kami optimistis dapat menambah kursi di seluruh dapil," pungkas anggota DPRD NTB itu.
Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB Firadz Pariska berharap momentum Musda XI Partai Golkar Dompu menjadi titik awal kebangkitan Partai Golkar di Kabupaten Dompu.
Setelah mengalami penurunan elektoral dalam Pemilu 2024, Firadz berharap jumlah kursi di DPRD Dompu kembali meningkat di 2029.
"Kami targetkan di Pileg 2029 seluruh dapil harus terisi semua. Setidaknya bisa naik lagi dari dua kursi menjadi empat kursi," tegas Firadz.
Baca Juga: Gerindra Siapkan Kader di Pilwali Mataram, Golkar Pilih Fokus Sukseskan Kepemimpinan Mohan Roliskana
Ia berpesan agar seluruh kader bersatu dan saling menguatkan demi kejayaan Partai Golkar Dompu.
Firadz menilai perbedaan pandangan selama proses Musda merupakan bagian dari dinamika organisasi yang biasa terjadi.
"Namun setelah forum selesai, seluruh kader Golkar harus kembali bersatu demi kepentingan partai," tambahnya.
Terkait jalannya musda, Efan menjadi satu-satunya kader yang mendaftar sebagai calon ketua.
Menariknya, pencalonan Efan berjalan mulus setelah anggota DPRD NTB itu mendapatkan diskresi langsung dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Srikandi Golkar NTB Kompak Bela Sari Yuliati, Sebut Punya Kiprah Nyata ke Masyarakat
Diskresi ketum menjadi syarat karena Efan belum lima tahun menjabat sebagai pengurus partai. Baik di tingkat DPD II atau DPD I Golkar NTB.
"Pak Efan ini kan belum lima tahun menjabat di kepengurusan Partai Golkar. Sehingga agar bisa maju perlu diskresi dari Ketua Umum (Bahlil Lahadalia, Red). Dan diskresi itu sudah keluar seminggu sebelum pelaksanaan musda," ungkap Firadz. (mar/r2)
Editor : Kimda Farida