“Kami siap mengamankan wilayah selatan bagian barat sesuai tugas dan fungsi TNI,” kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf Putu Tangkas Wiratawan, Sabtu (29/1).
Khususnya, objek-objek wisata yang ada. Salah satunya, Pantai Selong Belanak. Sedangkan di wilayah selatan bagian timur sudah ada Koramil Praya Timur. Kemudian di wilayah selatan bagian tengah atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sudah ada Koramil Pujut.
Dia menekankan, kodim siap siaga membantu kepolisian. “Dan siap siaga membantu pemerintah membangun daerah, dan masyarakat,” tandas Tangkas.
Untuk itu, pihaknya berharap warga di lingkar pos ramil ikut mendukung. Dengan cara, bersama-sama bergotong royong dalam setiap tugas TNI. Seperti menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kebersihan, dan menjaga kondusifitas daerah.
Bagi Tangkas, langkah-langkah semacam itu merupakan bagian dari operasi militer selain perang. Dia menekankan, jika daerah aman dan kondusif, maka ekonomi masyarakat akan berjalan baik, pariwisata dan investasi akan maju.
“Itu menjadi urusan dan tanggung jawab bersama. Karena jika dikerjakan bersama-sama, maka tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Loteng Lalu Nursai mengatakan, sejak ada beberapa investor yang berinvestasi di wilayah Selong Belanak dan sekitarnya, keamanan mulai terjaga. Terlebih, kodim luar biasa aktif menggelar patroli. Baik tertutup maupun terbuka. Seperti di Dusun Jabon.
“Dulu, jalan raya dari Jabon ke Keling rawan. Sekarang aman-aman saja,” ujar mantan Kepala Dusun (Kadus) Jabon Desa Selong Belanak tersebut.
Kendati demikian, pihaknya berharap bagi investor yang belum berinvestasi agar segera menanamkan investasinya. Baik hotel, vila maupun restoran. Dengan begitu, ada peluang pekerjaan bagi warga.
“Dewan, pemkab dan masyarakat siap mengamankan investasi yang ada,” tegasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita