"Izinnya sedang diurus di pusat, agar kapal-kapal cepat dari Padangbai, Bali menuju Kuta, Mandalika bisa segera masuk," ungkap Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri usai penyerahan bantuan untuk nelayan di Dusun Kuta Dua, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Selasa (11/7).
Pengurusan izin itu diharapkan bupati segera rampung dalam waktu dua bulan. Walau bupati tak merinci item-item apa saja yang menjadi kendala, ia optimis pelabuhan kapal cepat segera hadir di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Karena ini bisa mendorong pergerakan ekonomi khususnya di desa-desa penyangga KEK Mandalika.
"Banyak hotel telah terbangun, ada Sirkuit Mandalika. Jarak tempuh dari Padangbai ke Kuta sekitar dua jam saja," beber Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu.
Kondisi dermaga apung sekarang, diakui masih bisa dimanfaatkan karena sebelumnya dibangun menggunakan dana APBN dari Kementerian Desa. "Untuk sementara bisa kita pakai yang ini dulu," kata Bupati Pathul.
Jika izin pusat telah turun, diakui bupati tentu kedepannya dilakukan perbaikan infrastruktur di sekitar pesisir Pantai Kuta. Kondisi dermaga dan infrastruktur yang sekarang sebagai cikal bakal untuk menggaet kedatangan wisatawan mancanegara melalui pelabuhan kapal cepat.
"Pasti kita perhatikan (perbaikan infrastruktur, red) yang sekarang kita pakai saja dulu, setelah melihat kondisi lalu lintas pelabuhan yang kian ramai tentu ada tambahan infrastruktur dan lainnya," pungkas bupati. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita