LombokPost-Dua kursi anggota DPRD Lombok Tengah masih lowong dan menunggu proses pergantian antar waktu (PAW).
Kedua kursi tersebut sebelumnya milik Lalu Nursai dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Mahrup dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Yang sedang berproses dalam waktu dekat ini adalah PKS, kursi Mahrup digantikan Dono Kasino Indro (DKI),” ucap Wakil Ketua III DPRD Lombok Tengah Uhibbussaadi usai pengambilan sumpah/janji anggota dewan sisa masa jabatan 2024-2029 di ruang sidang utama DPRD Lombok Tengah pada Lombok Post, Senin (24/11).
Pada kesempatan itu, pimpinan sidang Lalu Ramdan mengambil sumpah/janji Rasidi sebagai anggota dewan menggantikan almarhum Lalu Erlan dengan sisa masa jabatan 2024-2029.
Sebelumnya terdapat tiga kursi dewan yang lowong. Dengan dilantiknya Rasidi dari Golkar, kini tersisa dua kursi dari PPP dan PKS.
“Seharusnya (pelantikan anggota DKI) bisa bersamaan, namun di provinsi ada kesalahan sehingga surat keputusannya tidak lengkap yang seharusnya ada dua, SK pemberhentian dan pengangkatan. InsyaAllah pekan ini selesai,” ucap Ketua DPW PKS NTB ini.
Terkait kursi PPP yang belum terisi, Uhibbussaadi menyebut hal itu menjadi ranah internal parpol. Ia mengakui kekosongan anggota DPRD Lombok Tengah lebih dari setahun berdampak pada alat kelengkapan dewan (AKD).
“Sampai hari ini, setelah meninggalnya almarhum Jumedan yang akan menggantikan Lalu Nursai belum ada informasi lagi di meja pimpinan dewan,” jelasnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah Hendri Harliawan menegaskan, PAW menjadi kewenangan parpol. Secara kelembagaan, KPU hanya memproses jika DPRD Loteng mengajukan surat permohonan calon pengganti.
“Ada verifikasinya, klarifikasinya kepada pihak terkait terutama parpol. Siapa yang akan diajukan baru kami proses,” singkatnya.
Anggota DPRD Lombok Tengah Rasidi menyampaikan, pascapelantikan Fraksi Golkar belum memutuskan komisi tempat ia bertugas. Ia menegaskan akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menegaskan kerja-kerja eksekutif untuk membangun Gumi Tastura memerlukan kolaborasi DPRD Loteng sesuai tugas dan fungsinya.
“Kepada Rasidi selamat datang mengemban tugas, kolaborasi dan sinergitas bersama teman-teman dewan untuk bersinergi melaksanakan pemerintahan,” singkatnya.
Editor : Jelo Sangaji