LombokPost-Sepanjang tahun 2025, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan berbagai ajang nasional dan internasional di kawasan pariwisata yang dikelola. Meliputi The Mandalika (NTB), The Golo Mori (NTT), dan The Nusa Dua (Bali), hingga kawasan Danau Toba (Sumatera Utara).
Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menyampaikan, pengelolaan ajang berkualitas terbukti memberikan dampak konstruktif. Bukan sekadar memperkuat citra destinasi, melainkan juga menggerakkan roda ekonomi.
“Penyelenggaraan event sepanjang tahun 2025 berorientasi pada penguatan ekonomi kawasan dan daerah. Event tidak hanya sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga instrumen strategis untuk menggerakkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (4/1).
Salah satu capaian terbesar berasal dari penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2025 di The Mandalika, Lombok Tengah (Loteng), NTB. Ajang ini dihadiri 140.324 penonton atau melonjak 15,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Selama gelaran MotoGP berlangsung, tingkat hunian hotel di The Mandalika mencapai 100 persen. Sementara tingkat hunian hotel di Kota Mataram berada pada kisaran 90 persen.
Ajang ini turut menciptakan efek pengganda ekonomi nasional sebesar Rp 4,96 triliun. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dengan 67 persen di antaranya berasal dari Loteng.
MotoGP juga menggerakkan lebih dari 600 UMKM lokal di sekitar kawasan. Ditambah 202 UMKM kuliner dan kerajinan yang terlibat langsung dalam rangkaian acara.
“Selain itu, MotoGP menjadi magnet angkutan udara dengan 44 extra flights ke NTB selama periode penyelenggaraan,” tambahnya.
Ahmad Fajar menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan ajang di berbagai kawasan tidak terlepas dari sinergi kuat antara ITDC, pemerintah pusat, daerah, komunitas lokal, serta pelaku industri pariwisata. Pendekatan kolaboratif memastikan setiap agenda dirancang sesuai karakter kawasan dan berdampak inklusif bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, rangkaian acara ITDC sepanjang 2025 menunjukkan terciptanya perputaran ekonomi triliunan rupiah. Selain mendorong okupansi hingga 100 persen, ajang tersebut juga menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta menggerakkan ratusan UMKM di berbagai daerah.
“Capaian ini menegaskan transformasi ITDC sebagai pengelola destinasi yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” pungkasnya.
Editor : Jelo Sangaji