Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BKAD Lombok Tengah Sebut Lelang Puluhan Randis Terganjal Teknis

Lestari Dewi • Jumat, 6 Maret 2026 | 10:40 WIB

 KPKNL Mataram bersama BKAD Lombok Tengah saat mendata kendaraan dinas yang akan dilelang, beberapa waktu lalu.
KPKNL Mataram bersama BKAD Lombok Tengah saat mendata kendaraan dinas yang akan dilelang, beberapa waktu lalu.

 LombokPost-Rencana lelang puluhan kendaraan dinas (randis) milik Pemkab Lombok Tengah (Loteng) belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Proses yang digarap Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Loteng terkendala perubahan teknis pihak lelang.

Kepala BKAD Lombok Tengah Taufikurrahman Puanote menjelaskan, tim KPKNL Mataram meminta skema lelang tidak lagi per unit randis yang layak pakai harus dipisahkan dari yang sudah menjadi rongsokan.

“Tidak lagi dilelang per biji. Harus dipisah mana yang masih bisa dipakai dan mana yang rongsokan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/3).

Konsekuensinya, BKAD harus menghitung ulang sistem paket lelang.

Untuk kendaraan rongsokan, sepuluh unit akan digabung menjadi satu paket.

Lelang dilakukan berdasarkan berat per kilogram. Skema ini dinilai memudahkan administrasi dan mengurangi beban kerja tim lelang.

Namun kendala tidak berhenti di situ. BKAD masih kesulitan mencari pihak yang bersedia mengangkut rongsokan dari gudang penyimpanan. Prosesnya tidak sekadar angkut.

Kendaraan harus diikat dan dilas menjadi satu paket sebelum dilelang.

Arman, sapaan akrabnya, menyebutkan dari sekitar 100 unit randis tercatat, sebanyak 40 unit akan dilelang pada tahap awal. Hal ini termasuk kendaraan yang sudah tidak layak pakai.

Meski menghadapi kendala teknis, BKAD berharap lelang memberikan pemasukan optimal bagi kas daerah. Harga dasar sudah ditetapkan tim lelang.

Pemkab berharap nilai penawaran meningkat saat proses berlangsung.

“Kita tentu berharap hasilnya maksimal untuk menambah pendapatan daerah,” tandasnya. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #BKAD #Terganjal #lelang #KPKNL Mataram