Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Merdeka Itu, Tangguh di Tengah Wabah Korona

Administrator • Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:59 WIB
MERDEKA: Bupati KSB HW. Musyafirin membacakan amanatnya pada peringatan HUT RI ke-75.( FARUK/RADAR SUMBAWA)
MERDEKA: Bupati KSB HW. Musyafirin membacakan amanatnya pada peringatan HUT RI ke-75.( FARUK/RADAR SUMBAWA)
TALIWANG-Peringatan HUT RI kemerdekaan RI ke 75 tahun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berlangsung sederhana. Maklum perayaannya di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Sumbawa Barat HW. Musyafirin bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara komandan upacara dipercayakan kepada Kapten I Nyoman S, perwira pertama TNI AD yang saat ini menjabat sebagai Danramil Taliwang.

Dalam amanatnya, Bupati HW. Musyafirin mengajak masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat kemerdekaan dan menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dia juga mengajak masyarakat bangkit dari segala macam ujian dan cobaan.

Dengan semangat ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh, serta bersama-sama bergotong royong memulihkan situasi kondisi yang ada. “Kita harus dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian, meskipun wabah ini masih terus berlangsung di tengah masyarakat,’’ harapnya.

Saat ini masyarakat telah mampu hidup berdampingan dengan covid-19 tanpa ada kekhawatiran yang berlebihan. Itu semua berkat kesadaran masyarakat yang selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap aktifitas yang dilakukan. ‘’Jaga jarak dengan menghindari kontak langsung, pakai masker dan cuci tangan pakai sabun,’’ pintanya.

Bupati tidak menampik  Covid-19 telah mengubah tatanan sosial kehidupan masyarakat. Menjadi ujian terhadap eksistensi umat manusia untuk bertahan hidup dalam serangan wabah yang belum pasti kapan akan berakhir.

Kondisi masyarakat di tengah Covid-19 diibaratkan seperti sedang terjerambab dalam lembah yang gelap. Hanya ada dua pilihan, apakah masyarakat akan diam mengeluh dalam kegelapan, atau berjuang menyusuri jalan menemukan seberkas cahaya di ujung jalan.  ‘’Masyarakat kita adalah masyarakat pejuang. Mengutuk kegelapan bukanlah pilihan, tetapi menyalakan lilin untuk menerangi jalan menuju cahaya penuh harapan adalah keharusan. Terus berjuang agar kesehatan pulih dan ekonomi bangkit,’’ tegasnya.

Diakhir amanatnya orang nomor satu KSB ini mengingatkan saat ini Sumbawa Barat sudah memasuki tahapan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Barat periode 2021-2025. Ia mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas daerah, turut membantu panitia penyelengara dalam mensosialisasikan tahapan penyelenggaraan pilkada.

Terutama yang berkenaan dengan mekanisme pemilihan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Agar antusiasme masyarakat dapat diwujudkan di TPS masing-masing dengan rasa aman dan nyaman.

Usai upacara, bupati bersama unsur Forkopimda mengikuti peringatan detik-detik Proklamasi yang diselenggarakan Istana Negara. Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting di ruang rapat Gedung graha fitrah, kantor bupati.  (far/r8)

 

 

 

  Editor : Administrator
#HUT RI ke-75 #Sumbawa Barat #Bupati KSB