Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkab KSB Matangkan Pembangunan Markas Yonif TP di Poto Tano 

Jelo Sangaji • Kamis, 9 Juli 2026 | 10:33 WIB
Bupati KSB Amar Nurmansyah didampingi Ketua DPRD Kaharuddin Umar saat membahas rencana pembangunan markas Yonif TP, Rabu (8/7). 
Bupati KSB Amar Nurmansyah didampingi Ketua DPRD Kaharuddin Umar saat membahas rencana pembangunan markas Yonif TP, Rabu (8/7). 

 

LombokPost-Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai mematangkan rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

Mereka membahas sejumlah tahapan persiapan pembangunan, mulai dari pengadaan lahan hingga kesiapan infrastruktur pendukung.

Yonif TP direncanakan dibangun di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis sebagai pintu gerbang KSB sekaligus sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menjadikan Poto Tano sebagai kawasan pengembangan hortikultura.

Baca Juga: BPBD KSB Bantu Korban Kebakaran di Telaga Bertong, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Diketahui, Yonif TP merupakan satuan baru TNI Angkatan Darat yang mengemban fungsi pertahanan sekaligus mendukung pembangunan wilayah melalui penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati KSB Amar Nurmansyah mengatakan, keberadaan batalyon tersebut dapat mendukung optimalisasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah itu.

"Saat ini, rencana pembangunan masih berada pada tahap perencanaan dan persiapan pengadaan tanah," katanya, Rabu (8/7).

Baca Juga: Disparpora KSB Diminta Genjot Proyek Pembangunan Pariwisata Kerakyatan

Pemkab KSB telah menyiapkan administrasi pertanahan, termasuk kelengkapan surat pernyataan hibah untuk pembangunan jalan usaha tani.

Selain itu, pemerintah juga mempersiapkan infrastruktur jalan menuju lokasi pembangunan dengan mempertimbangkan peningkatan statusnya menjadi jalan kabupaten. "Aspek lingkungan juga menjadi perhatian," jelasnya. 

Pemkab KSB menyiapkan langkah untuk menjaga dua titik sumber mata air yang berada di kawasan pembangunan agar tetap terpelihara dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan, termasuk saat musim kemarau.

"Seluruh proses pengadaan lahan akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku," tegasnya. 

Editor : Jelo Sangaji
#Pemkab KSB #yonif tp #tni ad #Pemkab Sumbawa Barat