“Saat ini tahapan pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya,” kata Tantowi.
Sejak diresmikan pada 22 Desember 2021 lalu, gedung mother and child itu membutuhkan beberapa tahapan pembangunan lanjutan sampai bisa sepenuhnya beroperasi. Salah satunya adalah menghubungkan bangunan baru tersebut dengan bangunan lama RSUD Selong.
Bangunan empat lantai yang berdiri dengan anggaran sebesar Rp 51 miliar. Gedung berlantai empat tersebut memiliki 150 tempat tidur dengan berbagai unit layanan.
Mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), radiologi, laboratorium, kamar bersalin, kamar operasi, dan ruang ICU, PICU dan NICU. Untuk tambahan pembangunan yang dibutuhkan sampai beroperasi, pusat layanan ibu dan anak itu disokong anggaran Rp 10 miliar tahu ini.
Selain infrastruktur yang dibutuhkan, Tantowi menerangkan, kesiapan lainnya berupa SDM tenaga kesehatan sudah disiapkan. “Sejauh ini sudah cukup dan kita tidak membutuhkan adanya penambahan,” tuturnya.
Sebelumnya, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy berharap pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Lotim ini dapat dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Gumi Patuh Karya. Dengan harapan yang sama, penurunan AKI-AKB dapat meningkatkan IPM Lotim di tahun mendatang yang kini berada di peringkat ke 8 dari 10 Kabupaten/Kota di NTB. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita