“Mobilnya tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Warga yang melihat menghampiri dan menemukan sopirnya sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek Masbagik AKP Ery Armunanto pada Lombok Post.
Sekitar pukul 19.50 Wita, korban yang diketahui bekerja sebagai sopir itu kemudian dibawa oleh anggota Polsek Masbagik bersama keluarga ke Puskesmas Masbagik. Di puskesmas, tim medis memeriksa tubuh korban. Kata Ery, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya bekas luka atau pun tanda adanya kekerasan di tubuh korban.
Setelah itu, polisi mengamankan mobil pikap jenis L300 Cold Diesel yang dikemudikan korban. Mendalami keterangan dari beberapa saksi, dan membuat laporan polisi dan surat permintaan visum kepada keluarga. “Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi dan keluarga, diduga kuat korban mengalami serangan jantung,” jelasnya.
Dijelaskan, keluarga korban juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi guna penyelidikan lebih lanjut. Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka. “Hari ini Sabtu (7/5), korban dimakamkan,” tuturnya. (tih/r1) Editor : Administrator