“Peserta STQ kali ini sebanyak 397 orang. Jumlah ini meningkat dibanding peserta tahun lalu sebanyak 100 peserta,” kata Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lotim TGH Gunawan Ruslan.
Peningkatan tersebut dinilai merupakan wujud keberhasilan pengembangan yang dilakukan LPTQ Lotim selama ini. Kata Gunawan, kecintaan generasi milenial terhadap Alquran di Lotim semakin meningkat. Hal ini juga menunjukkan gaung STQ yang juga mengalami peningkatan.
“Alhamdulillah, gaung STQ ini meningkat tajam. Ini menandakan anak-anak muda kita semakin mencintai Al-Qur'an,” kata Gunawan.
Ia bersyukur pada adanya peningkatan tersebut. Sebab generasi muda saat ini seperti diketahui sangat dekat dengan gadget. Namun peningkatan jumlah peserta ini menunjukkan jika generasi muda Lotim juga sudah mulai dekat dengan Alquran.
STQ tingkat kabupaten yang digelar selama sepekan tahun ini akan digelar Kecamatan Sakra dan Sakra Timur. Dari dua kecamatan tersebut, ada empat lokasi yang difokuskan sebagai lokasi kegiatan. Di antaranya, Ponpes Buak Ate Kembang Mate, Masjid Lenting, Masjid Montong Tangi dan Masjid Lepak.
Adapun mata lomba yang dihelat pada STQ 2023 ini berjumlah lima mata lomba. Mulai dari tilawah, tahfiz Alquran, tafsir bahasa arab dan tafsir hadis. Sementara peserta tergantung dari usia. Mata lomba tartil maksimal 13 tahun, tahfiz 1 juz maksimal 14 tahun 9 bulan. Sedangkan 10 juz maksimal 20 tahun. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita