LombokPost--Sebanyak 624 pelamar terpental, tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya pada seleksi CPNS Lombok Timur (Lotim) 2024.
”Yang memenuhi syarat 2.734 orang,” kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Lotim L Masri Habibullah, Senin (23/9).
Penyebab ratusan pelamar tidak memenuhi syarat (TMS), karena ketidaksesuaian kualifikasi pendidikan untuk formasi yang dilamar.
Pelamar juga tidak teliti dalam membuat surat lamaran, surat pernyataan, hingga surat kesanggupan.
Selain itu, masih ditemukan adanya penggunaan materai yang sama pada lebih dari satu dokumen.
Masri mengatakan, saat ini pelamar TMS diberikan kesempatan melakukan sanggahan. Panitia seleksi daerah akan menjawab sanggahan tersebut, terakhir di hari ini, 24 September.
”Setelah masa sanggah selesai, kami akan umumkan hasil sanggah pada 29 September mendatang,” katanya.
Dari 100 formasi CPNS 2024, terdapat 7 formasi yang kosong. Antara lain, dua formasi dokter spesialis obstetri dan ginekologi; dokter spesialis saraf; dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif; pranata uji kendaraan; dan dua formasi untuk disabilitas.
”Di pranata uji kendaraan itu ada pelamar, tapi tidak memenuhi syarat. Akhirnya ada 7 formasi kosong,” jelasnya.
Lebih lanjut, mengenai perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejauh ini belum ada surat resmi yang diterima BKPSDM Lotim.
Sebelumnya pembukaan dijadwalkan pada 21 September, namun sampai sekarang belum ada informasi.
”Dan terakhir pembukaan dijadwalkan 27 September ini, tapi belum ada surat yang kami terima sampai saya ini terkait perekrutan PPPK ini,” tandasnya.
Kepala BKPSDM Lotim H Mugni menambahkan, jumlah formasi CPNS yang didapatkan Lotim tahun ini hanya 100 formasi.
Dengan rincian 60 orang untuk tenaga kesehatan (nakes) dan 40 orang tenaga teknis lainnya.
”Alhamdulillah kami sangat bersyukur tahun ini Lotim mendapatkan formasi CPNS. Mengingat beberapa tahun terakhir ini, Lotim hanya mendapatkan formasi untuk perekrutan PPPK,” katanya. (par/r11)
Editor : Kimda Farida