LombokPost-Puluhan anak yatim piatu diundang Kelurahan Pancor, untuk menerima santunan berupa seragam dan perlengkapan sekolah lainnya. Lalu Ridho Arindi, lurah Pancor menyampaikan penyaluran bantuan ini rutin dilakukan setiap tahunnya.
Ada bantuan untuk masyarakat marginal, miskin, anak yatim piatu dan orang-orang yang membutuhkan lainnya. Selain diserahkan langsung, pihaknya juga bekerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). “Tidak hanya di bulan puasa saja, namun hari-hari biasa juga. Termasuk kami ada kerja sama dengan baznas dan dinas-dinas terkait untuk menyalurkan bantuan,” terang Lalu Ridho, Selasa (4/3).
Hari itu, kelurahan Pancor menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada 30 anak-anak yatim dan piatu. Mulai dari tas, sepatu dan pakaian sekolah untuk anak SD dan MI di Kelurahan Pancor. Bantuan seragam ini dianggarkan langsung dari dana kelurahan. “Anak yatim ini merupakan tugas kita semua untuk kita sama-sama perhatikan. Untuk itu kami harap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi orang-orang tua untuk memperhatikan anak yatim piatu yang ada di sekeliling,” imbuhnya.
Dengan adanya bantuan ini diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah, dengan alasan tidak memiliki seragam atau perlengkapan sekolah. Ia juga berharap agar anak-anak yatim tetap semangat bersekolah. “Alhamdulillah kami di kelurahan Pancor ini banyak kegiatan sosial. Termasuk juga kami ada kegiatan untuk bantuan stunting. Bantuan sembako dan banyak lagi,” ungkapnya.
Angka harapan sekolah di Kelurahan Pancor untuk jenjang SD sangat tinggi, namun di jenjang SMP masih cukup rendah. Untuk itu ia berharap peran dari masyarakat sekitar. “Kita memang sudah menggandeng sejumlah pihak. Dan kita juga mengarahkan orang-orang dermawan yang ada di Pancor ini untuk menyerahkan bantuan merek ke LKSA. Supaya anak-anak yatim ini bisa terbantu,” tutupnya. (par/r6)
Editor : Pujo Nugroho