Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkab Lombok Timur Salurkan 198 Ribu Paket Sembako

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 12 Maret 2026 | 22:21 WIB

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat miskin di Desa Masbagik Selatan.
Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat miskin di Desa Masbagik Selatan.

Lombokpost - Pemkab Lombok Timur (Lotim) mulai menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat miskin ekstrem. Bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di bulan Ramadan.

"Sasarannya masyarakat miskin ekstrem di desil satu dan dua," terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Rabu (11/3).

Jumlah anggaran bantuan sembako tahun ini berkurang dari tahun sebelumnya. Hal itu karena terdampak kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat. Jumlah anggaran tahun ini sebesar Rp 30 miliar, sementara tahun lalu sebesar Rp 40 miliar.

Bupati menyebut program ini tetap dilakukan pada tahun mendatang. Besaran anggaran yang akan dialokasikan tetap melihat kondisi keuangan daerah. Namun diharapkan anggaran paket sembako tahun depan tidak sampai turun.

"Untuk tahun depan, nanti kita lihat dulu berapa besarnya apakah naik atau bertahan. Tapi jangan sampai turun. Karena kita ingin membantu masyarakat miskin ekstrem ini," ungkapnya.

Ditegaskan, pemberian bantuan ini bukan dalam rangka mencetak mental masyarakat sebagai pengemis. Namun bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat miskin di bulan Ramadan.

Pemberian bantuan juga disebut dilakukan pada waktu tertentu atau saat dibutuhkan masyarakat, seperti bulan puasa saat ini. Semua masyarakat harus berbahagia di bulan Ramadan.

"Masyarakat harus sama kondisi dapurnya, harus sama saat menghadapi lebaran. Kita harus bahagia dengan lebaran ini, lalu bagaimana dengan mereka yang hidup miskin ekstrem. Bisakah mereka bahagia, maka itulah kita berikan mereka bantuan," jelasnya.

Terkait adanya bantuan yang salah sasaran, menurutnya data berasal dari desa. Ia meminta desa lebih aktif memperbarui dan melaporkan data masyarakat, terutama masyarakat kategori miskin.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Lotim Siti Aminah menyampaikan, bantuan paket sembako ini merupakan program strategis Pemkab Lotim tahun 2026. Program ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Lotim dalam membantu masyarakat kurang mampu.

"Tujuan program ini membantu kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, mengurangi beban pengeluaran penerima manfaat. Dan mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Kata dia, jumlah penerima bantuan ini sebanyak 198.776 orang atau paket yang akan disalurkan kepada masyarakat yang telah terdaftar di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan prioritas utama pada desil satu dan dua.

Namun bantuan tersebut bisa diberikan kepada desil seterusnya dengan catatan kuota yang didapatkan desa tersebut masih tersisa. Data penerima ini disebut sudah dilakukan verifikasi dan validasi berjenjang.

"Data penerima ini sudah dilakukan verifikasi dan validasi secara berjenjang mulai dari desa, kecamatan hingga daerah, agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran," pungkasnya. 

 

 

 

Editor : Marthadi
#ramadan #miskin ekstrem #Lotim #miskin #Sembako