Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Selamatkan Keluarga dari Arus, Warga Aik Ambung Hilang Terseret Ombak di Tanjung Bloam

Nurul Hidayati • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

Proses pencarian korban yang selamatkan keluarga, pria asal Lombok Timur hilang terseret ombak.
Proses pencarian korban yang selamatkan keluarga, pria asal Lombok Timur hilang terseret ombak.

LombokPost - Suasana haru menyelimuti kawasan wisata Tanjung Bloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.

Seorang pria bernama Naufal, 34 tahun, warga Aik Ambung, Desa Masbagik Timur, dilaporkan hilang terseret arus laut saat berusaha menyelamatkan anggota keluarganya pada Selasa siang (24/3).

Hingga hari kedua pencarian, Rabu (25/3), tim SAR gabungan masih terus berjibaku menyisir perairan selatan Lombok Timur guna menemukan keberadaan korban.

Kronologi Kejadian: Selamatkan Nyawa Berbalas Musibah

Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 14.00 WITA. Saat itu, salah satu anggota keluarga korban, Luqyana Kamaria (23), tiba-tiba terbawa arus laut yang cukup kuat di sekitar tebing Tanjung Bloam.

Melihat situasi genting tersebut, Naufal tanpa ragu langsung terjun ke air untuk memberikan pertolongan.

Upaya Naufal membuahkan hasil; Luqyana berhasil diselamatkan dari seretan ombak.

Namun malang, kelelahan dan kuatnya arus balik membuat Naufal justru terjebak.

Ia tidak mampu kembali ke tepian dan perlahan hilang ditelan ombak di hadapan keluarganya yang histeris.

Pencarian Diperluas ke Perairan Luar

Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan segera merespons laporan tersebut dengan menerjunkan tim rescue. Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, menjelaskan bahwa fokus pencarian kini telah diperluas.

Baca Juga: Basarnas Mataram Gelar Pelatihan Teknis Potensi SAR Pertolongan di Permukaan Air

"Pada hari pertama, kami fokus pada penyisiran darat di sepanjang pesisir pantai hingga malam hari. Memasuki hari kedua ini, pencarian kami tingkatkan ke area perairan menggunakan rubber boat dengan radius yang lebih luas dari titik awal kejadian," ujar Darwis mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.

Untuk mempermudah koordinasi, tim gabungan telah mendirikan posko darurat sementara di kawasan Pantai Pink yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.

Sinergi Tim Gabungan

Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, mulai dari SAR Unit Lombok Timur, Polsek Jerowaru, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Tanjung Luar, hingga BPBD dan Damkarmat Lombok Timur.

Masyarakat setempat dan para nelayan juga turut membantu memantau pergerakan arus di sekitar tebing-tebing karang Tanjung Bloam.

Imbauan bagi Wisatawan

Kawasan Tanjung Bloam memang dikenal memiliki pemandangan tebing yang eksotis, namun memiliki karakteristik ombak yang ganas dan arus bawah laut yang sulit diprediksi.

Masyarakat dan wisatawan dihimbau untuk selalu waspada dan tidak berenang di area yang dilarang, terutama saat cuaca ekstrem atau gelombang tinggi melanda pesisir selatan Lombok.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan pemantauan intensif di tengah kondisi cuaca yang cukup menantang.

Editor : Kimda Farida
#musibah #pertolongan #SAR #Kayangan #ombak