Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Borong Pemain Hampir Rp4 Triliun, Ini Rahasia Liverpool Masih Bisa Belanja Gila-Gilaan!

Alfian Yusni • Rabu, 25 Juni 2025 | 16:27 WIB

Transfer Florian Wirtz ke Liverpool tak hanya memecahkan rekor klub, tetapi juga menggeser nama-nama besar. (Foto-foto: instagram)
Transfer Florian Wirtz ke Liverpool tak hanya memecahkan rekor klub, tetapi juga menggeser nama-nama besar. (Foto-foto: instagram)

LombokPost - Liverpool tampil sebagai klub paling mencolok di bursa transfer musim panas ini. The Reds tak tanggung-tanggung memborong pemain dengan total belanja hampir Rp4 triliun atau setara £185,6 juta!

Klub Premier League itu sukses menggaet Florian Wirtz, bintang muda Jerman berusia 22 tahun dari Bayer Leverkusen dengan rekor transfer Inggris sebesar £116 juta.

Tak hanya itu, Jeremie Frimpong, rekan setim Wirtz di Leverkusen juga ikut digaet dengan nilai £29,6 juta.

Untuk sektor kiri pertahanan, Milos Kerkez dari Bournemouth juga resmi berseragam merah dengan mahar £40 juta.

Dengan tiga nama itu saja, pengeluaran Liverpool musim panas ini sudah menyentuh angka fantastis.

Tapi, anehnya, mereka belum berhenti. Bursa transfer Liverpool masih bisa memanas, apalagi jika Darwin Nunez benar-benar hengkang dan Jarell Quansah menyusul keluar.

Lantas, bagaimana Liverpool bisa tetap jor-joran belanja pemain?

Jawabannya simpel: manajemen keuangan Liverpool dalam tiga tahun terakhir sangat sehat.

Mereka bisa spending big karena mampu menghasilkan pendapatan besar, ditambah keuntungan operasional yang diperkirakan bisa mencapai £50 juta di musim 2024/25.

Pendapatan tahunan Liverpool juga hampir pasti menembus £700 juta, menjadikan mereka salah satu klub paling kuat secara finansial.

 

Dengan struktur keuangan yang solid, PSR Liga Inggris atau Profitability and Sustainability Rules tidak menjadi penghalang.

 Sebaliknya, Liverpool memiliki fleksibilitas hingga £100 juta sebelum mencapai batas pengeluaran yang diperbolehkan, yaitu £105 juta dalam tiga tahun.

Situasi ini membuat The Reds leluasa mengincar nama besar lainnya seperti Alexander Isak, mesin gol Newcastle United.

Penyerang asal Swedia itu disebut masuk dalam radar serius dan Liverpool siap mengetes keteguhan Newcastle awal bulan depan.

Meski The Magpies bersiap menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub, gaji di Anfield masih tak tertandingi.

Di sisi lain, Liverpool juga mengintip peluang dari krisis keuangan Lyon. Klub Prancis itu terjerat utang €500 juta dan terpaksa degradasi ke Ligue 2.

Nama Malick Fofana mencuat sebagai incaran terbaru. Pemain muda itu bisa jadi rekrutan keempat musim panas ini jika Liverpool mulai bergerak resmi setelah menjual beberapa pemain.

Kendati agresif, prinsip Liverpool tetap sama: bukan soal seberapa banyak uang yang dibelanjakan, tapi bagaimana belanja itu dilakukan dengan cerdas.

Bursa transfer Liverpool masih jauh dari kata selesai. Dengan keuangan sehat dan target besar, publik Anfield bisa berharap lebih. Apalagi jika Isak benar-benar mendarat di Merseyside. (***)

Editor : Alfian Yusni
#liverpool #bursa transfer #The Reds