Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Meriah, HUT ke-80 RI dan Final Aquabike World Championship Menyatu di Danau Toba

Hamdani Wathoni • Senin, 18 Agustus 2025 | 14:59 WIB
MERIAH: Final Aquabike World Championship mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke -80 di Danau Toba.
MERIAH: Final Aquabike World Championship mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke -80 di Danau Toba.

Lombok Post – Suasana berbeda terasa di kawasan Danau Toba pada Minggu (17/8). Ribuan pasang mata tidak hanya menyaksikan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi saksi ajang olahraga dunia UIM-ABP Aquabike Class Pro Circuit yang menggelar final musim 2025.

Perayaan dua momen penting ini disatukan oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai bagian dari InJourney.

Hasilnya, Danau Toba benar-benar menjadi panggung yang menggabungkan semangat nasionalisme dengan prestasi olahraga global.

Sejak pagi, Lapangan Sisingamangaraja Balige sudah dipadati masyarakat. Upacara bendera berlangsung khidmat, diawali dengan tari etnik khas Sumatera Utara.

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) kemudian mengibarkan Sang Merah Putih, disambut lantunan lagu Indonesia Raya.

Momen semakin mengharukan ketika 17 bendera merah putih dikibarkan dalam parade lap oleh para pembalap internasional.

Dari tepian danau, sorak-sorai penonton terdengar riuh, menambah semangat perayaan kemerdekaan di bumi Batak itu.

“Dengan final race hari ini, kami bersyukur dapat menutup musim kompetisi dengan penyelenggaraan yang lancar dan penuh semangat sportivitas. Perayaan HUT RI di Danau Toba menjadi bukti bahwa sport tourism dan budaya bisa berjalan beriringan,” ujar Troy Warokka, Organizing Committee Chairman The Lake Toba GP yang juga Direktur Operasi ITDC.

Laga final Aquabike World Championship sendiri berlangsung sengit. Di kategori Ski GP1, Oliver Koch Hansen dari Denmark tampil dominan.

Ia menyapu bersih tiga moto dan mengumpulkan 72 poin, memastikan diri sebagai juara dunia musim ini.

Di belakangnya, Jeremy Poret (Prancis) dan Yoni Hamelin (Belgia) berjuang keras, namun tetap tak mampu mengejar poin Hansen.

Sementara di kelas Ski Ladies GP1, duel dramatis tersaji antara Jasmiin Ypraus (Estonia) dan Estelle Poret (Prancis).

Meski Poret berhasil menang di moto terakhir, Ypraus tetap unggul tipis satu poin dan berhak atas gelar juara dengan total 66 poin.

Kategori Runabout GP1 juga tak kalah menegangkan. Pembalap Prancis, Francois Medori, sukses meraih dua kemenangan di Moto 1 dan 2 dengan total 50 poin.

Ia meninggalkan Samuel Johansson (Swedia) dan Jeremy Perez (Prancis) di posisi dua dan tiga.

Di kelas Freestyle, Roberto Mariani dari Italia menjadi bintang utama.

Aksi-aksi akrobatiknya di atas jetski mengundang decak kagum ribuan penonton. Ia tampil nyaris sempurna, meraih skor penuh sekaligus menyegel gelar juara.

Direktur H2O Racing, Raimondo di San Germano, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan di Danau Toba.

“Suasana, antusiasme penonton, dan kualitas organisasi melampaui ekspektasi. Terima kasih kepada panitia lokal, ITDC, dan pemerintah Indonesia. Kami menantikan kembali ke Danau Toba di masa mendatang,” ujarnya.

Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Danau Toba semakin memperkuat reputasinya di mata dunia.

Perpaduan perayaan kemerdekaan dan sport tourism internasional ini menjadi bukti nyata bagaimana Indonesia mampu mengemas potensi budaya, alam, dan olahraga dalam satu kemasan yang membanggakan.

Kibaran merah putih di tepian danau, riuh sorak penonton, serta deru mesin aquabike seakan menyatu dalam satu irama.

Sebuah perayaan kemerdekaan yang tak hanya berkesan, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Editor : Kimda Farida
#danau toba #Aquabike Danau Toba 2023 #Indonesia #Aquabike Indonesian Championship #Aquabike #ITDC