LombokPost – Learner Tien kembali lolos ke Next Gen ATP Finals 2025, turnamen yang dipersembahkan oleh PIF, setelah menjalani musim penuh pertamanya yang memukau di ATP Tour.
Lolosnya LearnerTien ke Next Gen ATP Finals 2025 menjadi sorotan tajam penggemar tenis, terutama setelah petenis Amerika berusia 19 tahun itu menunjukkan perkembangan pesat sepanjang musim.
Pada turnamen tahun lalu, Learner Tien menjadi finalis Next Gen ATP Finals, sebuah pencapaian besar bagi pemain yang baru memasuki level tur. Kini, dengan tiket resmi ke Jeddah, Tien siap kembali bersaing di panggung bergengsi tersebut.
Musim Luar Biasa Bawa Tien ke Next Gen ATP Finals 2025
Perjalanan impresif Learner Tien dimulai sejak awal musim. Petenis kidal itu tampil mengejutkan pada Australia Terbuka, di mana ia mengalahkan bintang 10 besar Daniil Medvedev. Tien kemudian menjadi pemain termuda yang mencapai babak keempat di Melbourne Park sejak Rafael Nadal pada 2005.
“Tien, petenis muda yang masih belajar, akan kembali ke Next Gen ATP Finals yang dipersembahkan oleh PIF,” demikian pernyataan ATP.
Tidak berhenti di sana, Learner Tien kembali membuat kejutan besar dengan mengalahkan Alexander Zverev pada ajang ATP 500 di Acapulco, yang membawanya ke babak perempat final. Ia juga menembus babak keempat ATP Masters 1000 di Toronto dan Shanghai, memperkuat statusnya sebagai rising star.
Gelar Pertama hingga Lompatan Peringkat
Pencapaian terbesar Learner Tien hadir di ATP 250 Metz, ketika ia meraih gelar ATP Tour pertamanya setelah menumbangkan Cameron Norrie di final. Sementara itu, di ATP 500 Beijing, Tien menyingkirkan Lorenzo Musetti dan Medvedev sebelum mencapai final.
Secara keseluruhan, Tien menutup musim dengan rekor 5-4 melawan pemain Top 10, berdasarkan indeks Menang/Kalah ATP Infosys. Ia juga mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya, No. 28 ATP, setelah memulai tahun di luar 120 besar.
Turnamen Next Gen ATP Finals 2025 akan berlangsung di Jeddah pada 17–21 Desember. Ajang ini sebelumnya melahirkan juara-juara masa depan seperti Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz.
Editor : Rury Anjas Andita