Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PPHI Dorong Hapkido Masuk Cabor Popnas 2027

Pujo Nugroho • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:10 WIB

BERI MATERI: GM Yoyo Suryadi saat memberikan pelatihan bagi atlet dan pelatih hapkido NTB.
BERI MATERI: GM Yoyo Suryadi saat memberikan pelatihan bagi atlet dan pelatih hapkido NTB.

LombokPost - NTB akan menjadi pusat perhatian olahraga nasional dengan rencana menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2027 dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas).

Momentum ini dinilai sebagai peluang emas bagi cabor hapkido untuk unjuk gigi di kasta tertinggi kompetisi pelajar.

Pendiri Hapkido Indonesia Grand Master (GM) Vincentius Yoyok Suryadi, angkat bicara mengenai potensi besar ini.

Menurutnya, NTB saat ini memiliki modal kuat berupa deretan atlet pelajar yang telah menyandang status juara nasional.

Yoyok Suryadi menegaskan bahwa sebagai tuan rumah Popnas 2027, NTB memiliki privilege atau hak istimewa untuk mengusulkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Mengingat perkembangan hapkido yang sudah merambah lebih dari 30 provinsi, kehadiran hapkido di Popnas dinilai sudah sangat layak.

”Kita berharap dengan kesempatan menjadi tuan rumah Popnas, NTB bisa mengambil langkah strategis untuk menyertakan hapkido. Apalagi NTB saat ini dipenuhi oleh juara-juara nasional di level kadet, pra-junior, hingga junior yang semuanya adalah pelajar,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa GM Yoyok ini menjelaskan bahwa keberhasilan memasukkan hapkido ke dalam daftar cabor Popnas akan memicu ledakan pembinaan di tingkat daerah.

Jika terealisasi, sekolah-sekolah di kabupaten/kota akan semakin antusias menyelenggarakan pelatihan hapkido bagi siswa mereka.

Namun, Yoyok Suryadi menyadari bahwa keputusan tersebut berada di tangan birokrasi olahraga daerah. Ia pun menaruh harapan besar pada Dikpora NTB.

”Wewenang Popnas memang ada di Dikpora. Kami berharap bisa mempertimbangkan, bahkan mendukung penuh agar hapkido masuk di Popnas 2027. Ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Kapan lagi kita bisa berjaya di rumah sendiri kalau tidak sekarang,” tegasnya.

Dukungan dari Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) dipastikan akan mengalir deras jika sinyalemen pertandingan di Popnas dan Pomnas menguat. Yoyok menilai, keberadaan atlet pelajar NTB yang berprestasi adalah aset yang harus diberi panggung formal agar tidak terlambat dalam persaingan menuju PON 2028.

”NTB punya bibit-bibit unggul yang luar biasa. Jika Hapkido dimainkan di Popnas, ini akan mengangkat kembali prestasi NTB di kancah nasional secara signifikan. Kita tidak boleh terlambat mengambil momentum ini,” pungkasnya.

Editor : Pujo Nugroho
#Indonesia #pertandingan #hapkido #NTB #pon