LombokPost – Jannik Sinner juara Indian Wells 2026 setelah menaklukkan Daniil Medvedev dalam final dramatis BNP Paribas Open. Petenis Italia itu menang 7-6(6), 7-6(4) dan mengukir sejarah besar di ATP Tour.
Kemenangan tersebut memastikan Jannik Sinner menjadi pria ketiga dalam sejarah yang melengkapi enam gelar ATP Masters 1000 lapangan keras. Ia kini sejajar dengan dua legenda tenis dunia, Novak Djokovic dan Roger Federer.
Dengan performa impresif sepanjang turnamen, Jannik Sinner juara Indian Wells 2026 tanpa kehilangan satu set pun selama dua pekan di California.
Rekor Baru Sinner di Masters 1000
Keberhasilan Jannik Sinner juara Indian Wells 2026 juga menghadirkan rekor lain yang sangat langka. Petenis berusia 24 tahun itu menjadi pemain pertama yang memenangkan dua gelar Masters 1000 berturut-turut tanpa kehilangan satu set pun sejak seri Masters dimulai pada 1990.
Sebelumnya, Sinner juga meraih gelar Paris Masters 2025 dengan rekor sempurna. Dengan gelar ini, koleksi Masters 1000 milik Jannik Sinner kini lengkap di enam turnamen lapangan keras: Indian Wells, Miami, Kanada, Cincinnati, Shanghai, dan Paris.
Selain itu, Jannik Sinner juga menjadi petenis Italia pertama yang mencapai 100 kemenangan di turnamen Masters 1000.
Final Dramatis Lawan Medvedev
Pertandingan Jannik Sinner vs Daniil Medvedev di final Indian Wells 2026 berlangsung sangat ketat. Kedua pemain bahkan tidak kehilangan servis sepanjang pertandingan.
Set pertama berakhir melalui tie-break setelah duel panjang dengan reli agresif dari kedua pemain. Di set kedua, Jannik Sinner juara Indian Wells 2026 sempat berada dalam situasi sulit ketika tertinggal 0-4 di tie-break.
Namun Sinner menunjukkan mental juara dengan memenangkan tujuh poin berturut-turut untuk menutup pertandingan.
"Saya terus percaya dan terus berjuang," kata Sinner ketika ditanya tentang kemenangannya di tie-break. "Saya lebih berani mengambil risiko. Jika set ketiga, kami akan memulai dengan skor imbang, jadi saya mencoba yang terbaik untuk menyelesaikannya dan saya sangat senang. Itu adalah akhir yang luar biasa," ujarnya.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi servis Sinner. Ia memenangkan 91 persen poin dari servis pertama sepanjang pertandingan.
Persaingan dengan Alcaraz
Keberhasilan Jannik Sinner juga memperkecil jaraknya dengan Carlos Alcaraz dalam perebutan posisi nomor satu dunia. Saat ini Sinner masih berada di peringkat 2 ATP, tertinggal sekitar 2.200 poin dari rival besarnya tersebut.
Menariknya, Sinner memiliki peluang besar mengejar poin karena ia tidak bermain di beberapa turnamen Masters 1000 tahun lalu, termasuk Miami, Monte-Carlo, dan Madrid.
"Itu pertandingan yang sangat, sangat sulit," kata Sinner. "Senang melihat Daniil kembali bermain di level ini. Saya sangat senang. Saya datang ke sini sejak hari pertama, berlatih sangat keras dan hasil ini membuat saya sangat bahagia. Berbagi momen ini dengan tim dan teman-teman di sini sungguh istimewa," tegasnya.
Dominasi Sinner atas Medvedev
Kemenangan Jannik Sinner juara Indian Wells 2026 juga memperkuat dominasinya atas Medvedev. Sinner kini unggul 9-7 dalam rekor pertemuan (Head to Head) dan bahkan memenangkan sembilan dari 10 pertemuan terakhir mereka.
Dengan gelar ini, Sinner juga melengkapi koleksi trofi besar lapangan keras yang sebelumnya ia raih di: Australian Open, US Open, dan Nitto ATP Finals.
Baca Juga: Jack Draper Tumbangkan Novak Djokovic di Indian Wells 2026! Duel Marathon Berakhir Dramatis
Sementara itu, meski kalah di final Daniil Medvedev tetap mencatat musim yang solid dengan 18 kemenangan pada 2026, terbanyak di ATP Tour sejauh ini.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Jannik, permainan tenis yang luar biasa, sulit untuk bermain melawanmu," kata Medvedev saat upacara penyerahan trofi. "Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi selamat atas semua yang telah kamu lakukan. Setiap kali kamu bermain melawan Carlos, saya senang melihatnya, tetapi saya senang tidak membiarkan Carlos bermain melawanmu lagi (di sini)," tegasnya.
Editor : Rury Anjas Andita