LombokPost--Aktivitas pelayaran di tiga Gili (Trawangan, Meno dan Air), Kabupaten Lombok Utara berangsur normal.
Kapal tujuan Bali (Padangbai dan Nusa Penida) yang sempat ditutup selama dua hari, pagi ini (12/2) sudah mulai dibuka.
"Hari ini kapal yang nginap balik dulu," kata Perwira Jaga Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Pemenang Mahdi.
Kapal-kapal yang sempat ditambat di Pelabuhan Bangsal sudah mulai balik ke Bali.
Mahdi mengatakan, di antara kapal cepat tersebut ada yang membawa penumpang, dan ada juga tanpa penumpang.
"Kita minta jangan diisi full dulu," terang Mahdi.
Sementara kapal dari Bali, hingga pagi ini belum ada yang berangkat untuk tujuan Gili.
Pelayaran dari Padangbai maupun Nusa Penida masih menunggu kedatangan kapal dari Pelabuhan Bangsal.
"Kalau sudah aman, dari Bali juga akan langsung buka," katanya.
Sementara penyeberangan dari Pelabuhan Bangsal tujuan tiga gili maupun sebaliknya sudah kembali normal.
Beberapa kapal sudah kembali melayani penumpang seperti biasa.
Hamdi menjelaskan, pelayaran kembali dibuka karena cuaca mulai membaik. Seperti ketinggian ombak kini rata-rata mencapai 0.5 meter.
Dengan kondisi demikian, sudah aman untuk aktifitas penyeberangan.
Dia mengaku, berdasarkan rilis cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan di Lombok Utara kategori sedang dan rendah.
"Cuaca sudah warna kuning, bahkan cenderung hijau," katanya.
Seperti yang diketahui, sejak Senin (10/2) lalu, aktivitas penyeberangan dari dan tujuan tiga Gili ditutup sementara.
Itu dilakukan karena cuaca ekstrem yang menyebabkan meningkatnya ketinggian ombak dan pandangan terbatas di laut. (bib)
.