LombokPost - Casper Ruud akhirnya kembali menembus Top 20 ranking ATP setelah tampil impresif di Internazionali BNL d’Italia 2026. Petenis Norwegia itu naik delapan peringkat ke posisi 17 dunia usai melaju hingga final Roma Masters.
Meski gagal meraih gelar setelah dikalahkan Jannik Sinner di partai puncak, pencapaian Ruud menjadi sinyal kebangkitan setelah sempat terlempar dari jajaran elite tenis dunia awal Mei lalu.
Ruud sebelumnya keluar dari Top 20 ATP setelah tersingkir di perempat final Madrid Open 2026. Namun performa solid di Roma membuatnya kembali mengamankan posisi di papan atas ranking ATP PIF terbaru per Senin (18/5).
Baca Juga: Elina Svitolina Juara Roma 2026, Kalahkan Coco Gauff dan Ukir Sejarah untuk Ukraina
Dalam perjalanan menuju final ATP Masters 1000 Roma, Ruud tampil konsisten dan hanya kehilangan satu set. Petenis berusia 27 tahun itu sukses melewati sejumlah lawan berat sebelum akhirnya harus mengakui dominasi petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner.
Di final, Ruud tak mampu menghentikan laju luar biasa Sinner yang sedang berada dalam performa terbaik musim ini. Petenis Italia itu sukses menyelesaikan Career Golden Masters setelah memenangkan seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000.
Meski kalah, hasil di Roma tetap menjadi pencapaian penting bagi Ruud. Final tersebut merupakan final Masters 1000 keempat sepanjang kariernya dan menjadi modal berharga menjelang Roland Garros 2026.
Ruud memang dikenal sebagai salah satu spesialis lapangan tanah liat dalam beberapa musim terakhir. Konsistensinya di permukaan clay membuatnya tetap menjadi ancaman serius di turnamen Grand Slam Prancis Terbuka nanti.
Sementara itu, keberhasilan Sinner mempertahankan dominasinya semakin mempertegas statusnya sebagai pemain terbaik dunia saat ini. Petenis Italia tersebut kini juga mencatat rekor kemenangan beruntun luar biasa di level ATP Masters 1000.
Dengan Roland Garros yang semakin dekat, persaingan di papan atas ATP dipastikan semakin menarik, terutama setelah Ruud kembali menemukan momentum terbaiknya di Roma.
Editor : Rury Anjas Andita