LombokPost – Mirra Andreeva kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kekuatan baru tenis putri dunia. Petenis muda Rusia itu sukses menghentikan laju impresif Jil Teichmann dan memastikan tiket ke perempat final Roland Garros 2026.
Bertanding di babak keempat, Minggu (7/6), Andreeva tampil dominan untuk menang dua set langsung 6-3, 6-2 dalam waktu 1 jam 25 menit. Kemenangan tersebut membuat unggulan kedelapan itu mencapai perempat final Roland Garros untuk tiga tahun berturut-turut.
Pencapaian itu semakin menegaskan status Andreeva sebagai salah satu spesialis lapangan tanah liat paling menjanjikan di generasinya.
“Kembali ke perempat final sangat istimewa bagi saya. Saya hanya ingin memenangkan lebih banyak pertandingan di sini dan terus menunjukkan permainan tenis terbaik,” ujar Andreeva seusai pertandingan.
Dengan keberhasilan melangkah ke delapan besar, Andreeva kini mengoleksi rekor 15 kemenangan dan hanya tiga kekalahan di babak utama Roland Garros.
Petenis berusia 19 tahun itu juga masuk dalam daftar eksklusif remaja putri yang mampu mencapai minimal tiga perempat final Roland Garros secara beruntun sejak 1990.
Ia bergabung dengan nama-nama besar seperti: Monica Seles (1990-1992), Iva Majoli (1995-1997), Martina Hingis (1997-2000), dan Coco Gauff (2021-2023).
Prestasi tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa Andreeva di turnamen Grand Slam lapangan tanah liat.
Meski sempat mendapat perlawanan dari Teichmann pada awal pertandingan, Andreeva mampu mengambil alih kendali saat skor set pertama berada di angka 3-3.
Baca Juga: Jannik Sinner Ngaku ‘Mentok’ saat Tersingkir di Roland Garros 2026
Momentum berubah ketika ia berhasil mematahkan servis lawannya untuk unggul 4-3. Setelah itu, Andreeva tampil semakin agresif dengan kombinasi forehand dan permainan baseline yang sulit dibendung.
Ia kemudian merebut tujuh gim berturut-turut, mengubah kedudukan menjadi unggul 3-0 pada set kedua.
Teichmann sempat menghentikan rentetan tersebut dengan mempertahankan servisnya, namun Andreeva kembali menekan hingga memimpin 5-1 dan berada di ambang kemenangan.
Petenis Swiss itu tidak menyerah begitu saja. Teichmann bahkan mampu menyelamatkan tiga match point dan sempat mematahkan servis Andreeva.
Namun pengalaman dan ketenangan Andreeva menjadi pembeda. Kesalahan forehand Teichmann pada gim terakhir memastikan kemenangan petenis Rusia tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan lawannya di Paris.
Baca Juga: Jannik Sinner Tersingkir Dramatis di Roland Garros 2026, Cerundolo Menang Lima Set
Andreeva menutup laga dengan kemenangan ke-33 musim ini di ajang WTA Tour.
“Saya sangat fokus sepanjang pertandingan. Saya berusaha lebih agresif dan mengurangi kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya. Saya sangat puas dengan level permainan saya hari ini,” kata Andreeva.
Di babak perempat final, Andreeva akan menghadapi veteran Rumania, Sorana Cirstea. Cirstea melangkah ke delapan besar setelah mengalahkan Wang Xiyu dengan skor 6-3, 7-6(4).
Menariknya, perbedaan usia kedua pemain mencapai 17 tahun. Mereka pernah bertemu sekali sebelumnya pada perempat final turnamen Linz awal musim ini, dan Andreeva keluar sebagai pemenang sebelum akhirnya meraih gelar juara.
Editor : Rury Anjas Andita