Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi kata “bercanda” mengacu pada tindakan yang tidak diwajibkan oleh suatu tugas atau kewajiban, melainkan dilakukan semata-mata untuk mendapatkan kegembiraan atau hiburan.
Sehingga, “bercanda” menjadi suatu konsep yang merujuk pada aktivitas yang dilakukan tanpa tekanan atau beban tugas, namun semata-mata untuk menyenangkan diri sendiri atau orang lain. Asal usul kata “canda” sendiri dapat ditemukan dalam bahasa Jawa Kuno.
Kata “canda” dalam bahasa Jawa Kuno sendiri turut bermakna positif dan menggambarkan suatu tindakan yang mendorong rasa kebahagiaan dan kesenangan. Jejak sejarahnya yang panjang ini mengindikasikan bahwa konsep “bercanda” atau “canda” memiliki akar yang kuat dalam budaya Indonesia, terutama dalam bahasa Jawa Kuno.
Dilansir dari infokost.id saat ini, media sosial TikTok sedang dipenuhi dengan konten berlatar sound "berchandya". Mulai dari konten kreator hingga para artis pun ikut menirukan kata-kata tersebut. Namun, apakah kalian tahu asal muasal celetukan tersebut?
Asal usul celetukan kata bercanda yang diplesetkan menjadi “berchandya” itu pertama kali diunggah akun TikTok @thesadewa dengan video wawancara dengan dua mahasiswi baru Universitas Gajah Mada (UGM). Danang pun bertanya tentang pengalaman mereka masuk UGM.
Salah satu mahasiswi baru yang bernama Abigail, kemudian menjawab pertanyaan Danang secara spontan. Ia pun nyeletuk dengan jawaban “berchandya, berchandya” sambil menggerak-gerakkan badannya. Hal itu pun akhirnya mencuri perhatian para netizen di TikTok sampai saat ini.
Kini sosok dibalik pencetus kata “berchandya”, yang bernama lengkap Abigail Manurung atau sering disapa Gege tengah viral dalam waktu singkat. Bahkan, belakangan ini ia sering diundang dalam acara televisi, salah satunya adalah “Lapor Pak” di Trans 7.
Gege merupakan mahasiswa baru di jurusan Psikologi UGM. Dalam waktu singkat, ia mampu meraih puluhan ribu followers di media sosial berkat video viralnya tersebut. Kini, akun TikTok-nya yang memiliki username @geuneve juga telah memiliki lebih dari 80 ribu pengikut.
Nah, itulah penjelasan mengenai fenomena kata bercanda yang diplesetkan menjadi “berchandya” oleh maba UGM, Abigail atau Gege. Dalam bahasa Indonesia sendiri, bercanda adalah salah satu kata yang sering digunakan dan memiliki makna yang menggambarkan perbuatan menyenangkan dan menghibur. Jadi, sudah sesering apa kamu mendengar kata “berchandya” belakangan ini? (ewi)