Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Perlu Lagi ke Mataram, RSUD Bima Resmi Buka Layanan Cuci Darah

J
Penulis: Jelo J❯
RSUD Bima kini sudah membuka layanan cuci darah. (Dok RSUD Bima)
RSUD Bima kini sudah membuka layanan cuci darah. (Dok RSUD Bima)

Advertisement


LombokPost-Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bima, khususnya pasien penderita gagal ginjal kronis. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima kini resmi memiliki layanan hemodialisa atau cuci darah.

Layanan yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut diresmikan Bupati Bima Ady Mahyudi di RSUD Bima, akhir pekan lalu. Kehadiran fasilitas ini membuat pasien yang membutuhkan terapi cuci darah tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah, termasuk ke RSUP NTB di Mataram.

Bupati Bima Ady Mahyudi memberikan apresiasi kepada manajemen RSUD Bima yang telah bekerja keras merealisasikan layanan hemodialisa tersebut.

Menurutnya, pengoperasian layanan cuci darah menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terutama bagi pasien yang harus menjalani terapi akibat gagal ginjal kronis.

"Kehadiran layanan ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar dan rujukan bagi masyarakat, khususnya pasien penderita gagal ginjal kronis," ujar Ady, beberapa hari lalu.

Advertisement

Dia berharap layanan hemodialisa dapat berkembang menjadi salah satu layanan unggulan RSUD Bima. Namun, predikat tersebut tidak cukup hanya dengan memiliki fasilitas dan peralatan medis.

"Predikat sebagai layanan unggulan tidak cukup hanya dengan tersedianya fasilitas. Harus dibuktikan melalui kualitas pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien, kedisiplinan serta kepuasan masyarakat," tegasnya.

Bupati juga menitipkan pesan kepada seluruh jajaran RSUD Bima agar menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai hal utama dalam memberikan pelayanan.

"Teruslah memberikan pelayanan terbaik. Jaga integritas, jaga profesionalisme, jaga keselamatan pasien dan yang paling penting, jaga kepercayaan masyarakat," pesannya.

Direktur RSUD Bima drg Ihsan menjelaskan, rumah sakit telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menunjang pengoperasian layanan hemodialisa.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dua Hari, Polisi di Bima Amankan Tujuh Senpi Rakitan

Dua Hari, Polisi di Bima Amankan Tujuh Senpi Rakitan

Imbauan kepolisian agar masyarakat tidak menyimpan senjata api (senpi) ilegal mulai membuahkan hasil. Dalam dua hari terakhir, tujuh senpi

Polisi Tangkap Pria Asal Sumbawa Pemasok Sabu di Bima

Polisi Tangkap Pria Asal Sumbawa Pemasok Sabu di Bima

Peredaran narkoba lintas kabupaten dibongkar Satresnarkoba Polres Bima. Seorang pria berinisial SA, warga Desa Muer, Kecamatan Plampang

DPO Pemburu Rusa Bersenpi di TN Komodo Ditangkap di Bima

DPO Pemburu Rusa Bersenpi di TN Komodo Ditangkap di Bima

Pelarian IN, 33 tahun, buronan kasus perburuan satwa dilindungi menggunakan senjata api di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), berakhir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer