
LombokPost - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar mengerahkan seluruh kekuatan armada pengangkut untuk membersihkan timbunan sampah di kawasan Pasar Gunungsari.
Aksi gotong royong ini dilakukan guna mengurai penumpukan volume sampah yang kian meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Langkah darurat tersebut diambil menyusul adanya kebijakan pembatasan kuota ritase pengangkutan menuju TPA Kebon Kongok.
Baca Juga: Residu Sampah MotoGP Berpotensi Sumbang PAD Loteng
Akibatnya, pembuangan sampah dari kawasan pasar tradisional dan fasilitas publik lainnya sempat terhambat.
Kepala DLH Lobar M Busyairi menjelaskan bahwa pembersihan titik krusial ini memerlukan pengerahan seluruh unit kendaraan dinas secara serentak.
Tindakan terpadu menjadi satu-satunya cara cepat untuk mencegah penumpukan yang lebih parah di area pusat niaga warga tersebut.
”Pengangkutan sampah di Pasar Gunungsari melibatkan semua armada yang ada untuk mengurangi penumpukan,” kata Busyairi.
Busyairi mengungkapkan, ketidakseimbangan volume sampah dengan kapasitas angkut terjadi sejak awal bulan ini akibat aturan baru di tempat pembuangan akhir.
Frekuensi pengangkutan yang dipangkas drastis membuat operasional armada harian kewalahan melayani sampah masyarakat.
”Sejak 7 September, ritase pengangkutan ke TPA Kebon Kongok dikurangi menjadi satu kali sehingga terjadi penumpukan sampah di hampir semua tempat,” jelas Busyairi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




