LombokPost - Sering berpindah perusahaan terkadang menyisakan "warisan" berupa nomor kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (KPJ) yang lebih dari satu. Banyak pekerja yang bingung apakah saldo di kartu lama akan hilang atau bisa diambil.
Kabar baiknya, bisa menyatukan semua saldo tersebut melalui proses yang disebut Amalgamasi.
Dengan menggabungkan kartu, tidak hanya merapikan administrasi, tetapi juga memastikan seluruh hak tunjangan hari tua (JHT) terkumpul di satu tempat agar lebih mudah saat dicairkan nanti.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, BPJamsostek Kenalkan Langsung Digitalisasi Melalui Aplikasi JMO
Syarat Sebelum Melakukan Penggabungan
Sebelum mulai, pastikan sudah menyiapkan beberapa hal berikut.
Aplikasi JMO sudah terinstal dan terverifikasi.
KTP Elektronik (NIK) harus sudah sinkron.
Nomor KPJ (kartu lama dan baru) sudah disiapkan.
Data profil di JMO sudah dilakukan Pengkinian Data.
Cara Praktis Gabung Saldo via Aplikasi JMO
Tidak perlu antre di kantor cabang, bisa melakukannya langsung dari genggaman.
Buka Aplikasi JMO: Login menggunakan akun yang sudah terverifikasi.
Pilih Menu Pengkinian Data: Jika punya lebih dari satu kartu, sistem biasanya akan mendeteksi secara otomatis.
Validasi Data: Masukkan nomor kepesertaan (KPJ) lama yang ingin digabungkan.
Konfirmasi: Periksa kembali apakah nama perusahaan dan jumlah saldo sudah sesuai.
Selesai: Tunggu proses verifikasi sistem. Saldo dari kartu lama akan berpindah ke kartu aktif secara otomatis.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB Nasrullah Umar memberikan catatan jika data tidak muncul di JMO karena perbedaan NIK atau nama, mungkin perlu melakukan perbaikan data terlebih dahulu melalui HRD perusahaan lama atau menghubungi Call Center 175.
"Menggabungkan beberapa nomor kepesertaan (amalgamasi) menjadi satu kesatuan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan langkah cerdas untuk mengelola masa depan," jelasnya.
Berikut adalah keuntungan utama mengapa harus melakukannya sekarang.
Kemudahan dalam Pemantauan
Dengan menggabungkan data, tidak perlu lagi bingung mengecek banyak nomor secara terpisah.
Cukup melalui satu akun aplikasi JMO, bisa melihat total seluruh akumulasi tabungan dari semua tempat kerja terdahulu secara transparan dan akurat.
Proses Klaim yang Jauh Lebih Cepat
Efisiensi adalah kunci saat berhenti bekerja. Dengan saldo yang sudah terintegrasi, seluruh dana jaminan hari tua dapat cair sekaligus dalam satu waktu.
Tidak perlu membuang energi untuk mengurus tumpukan berkas yang berbeda untuk setiap kartu peserta.
Keamanan Data yang Lebih Terjamin
Memiliki banyak nomor peserta meningkatkan risiko adanya data yang terselip, hilang, atau bahkan terlupakan.
"Dengan penggabungan ini, meminimalisir risiko kesalahan administratif dan memastikan setiap rupiah hak tercatat dengan aman dalam satu identitas tunggal," kata dia.
Editor : Pujo Nugroho