Gubernur NTB: Pendamping Desa Berdaya Harus Pastikan Tak Ada Warga Tertinggal

LombokPost--Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pendamping desa berdaya harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pengentasan kemiskinan berjalan nyata dan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.
Penegasan itu disampaikan Gubernur Miq Iqbal saat melepas 140 pendamping desa berdaya transformatif batch 2 yang akan bertugas pada 2027.
Kegiatan pembekalan dan pelepasan yang berlangsung di Hotel Grand Madani, Kamis (5/11) melibatkan perangkat daerah, mitra pembangunan, lembaga keuangan, organisasi nonpemerintah (NGO), serta para pendamping terpilih.
Gubernur Miq Iqbal mengatakan, kemajuan NTB tidak cukup hanya diukur dari capaian pembangunan dan prestasi di tingkat global.
Tetapi juga dari kemampuan pemerintah memastikan seluruh masyarakat merasakan manfaatnya.
“NTB ingin mendunia, tetapi tidak mungkin kita benar-benar mendunia apabila masih ada masyarakat kita yang hidup dalam kemiskinan. Kalau kita bangkit, kita harus bangkit bersama. Kalau kita maju, kita harus maju bersama,” tegasnya.
Menurut Gubernur Miq Iqbal, kemiskinan bukan semata persoalan angka statistik, melainkan persoalan kehidupan masyarakat yang membutuhkan penanganan sesuai kondisi dan karakteristiknya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Juni 2026, angka kemiskinan NTB tercatat sebesar 11,17 persen, sedangkan kemiskinan ekstrem masih berada di kisaran dua persen.
Dari pengalaman turun langsung ke masyarakat, Gubernur Miq Iqbal menemukan kelompok warga yang menghadapi kerentanan berlapis.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




