Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NTB Jadi Pemasok Terbesar di Indonesia, Dislutkan Perkuat Pengawasan Penangkapan BBL Ilegal

M Islamuddin • Jumat, 20 Juni 2025 | 09:48 WIB

Plh Kepala Dislutkan Hikmah Aslinasari memimpin rapat koordinasi dan ekspose penangkapan BBL ilegal secara daring melalui zoom, Rabu (18/6).
Plh Kepala Dislutkan Hikmah Aslinasari memimpin rapat koordinasi dan ekspose penangkapan BBL ilegal secara daring melalui zoom, Rabu (18/6).

LombokPost - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB memperkuat pengawasan terhadap penangkapan Benih Bening Lobster (Lobster) 

Diketahui, NTB masuk dalam 10 besar sebagai daerah penghasil BBL di Indonesia. Bumi Gora memiliki potensi benih lobster mencapai 20 juta ekor yang tersebar di Teluk Bumbang, Teluk Awang, Teluk Gerupuk, Teluk Ekas, dan Teluk Sepi.

Namun penangkapan BBL secara ilegal masih marak. Seperti yang terjadi di Pantai Liang Bagek, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Sumbawa.

Tim gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram dan Dislutkan NTB menangkap 19 orang nelayan asal Lampung dan dua pengepul asal Kecamatan Lunyuk, Sabtu (14/6). Mereka kedapatan sedang menangkap BBL secara ilegal.

Baca Juga: Lanal Mataram dan Dislutkan NTB Amankan Benih Lobster Ilegal Senilai Rp 5 Miliar, 19 Nelayan dan Dua Pengepul Ditangkap

Dalam penangkapan tersebut, petugas  mengamankan 51.223 ekor benih bening lobster (BBL) senilai Rp 5,19 miliar.

Merespon maraknya penangkapan BBL ilegal, Dislutkan menggelar rapat koordinasi dan ekspose penangkapan BBL ilegal secara daring melalui zoom.

Rapat dipimpin Plh Kepala Dislutkan NTB Hikmah Aslinasari dan Plt Kabid P2SDP3K Dislutkan NTB Lalu Parjadinata. Hadir juga perwakilan Mako Lanal TNI AL Mataram, Direktur PSDKP, dan Bidang Lingkup Dislutkan NTB. "Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik penangkapan BBL ilegal di wilayah NTB," kata Hikmah Aslinasari yang juga Sekretaris DKP NTB, Kamis (19/6).

Baca Juga: Bidik Pasar Amerika Serikat dan Taiwan, NTB Ekspor 217 Ton Tuna dan Lobster Beku

Dia menjelaskan, sampai saat ini, ekosistem lobster di NTB terbilang cukup bagus, seiring dengan upaya menjaga kelestarian.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi secara insentif, guna memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga BBL ini. “Jika kami menerima laporan apabila ada kejadian seperti ini lagi, kami siap turun lapangan,” pungkasnya.

Mengenai penangkapan BBL ilegal di Lunyuk, Hikmah mengatakan, pihaknya masih mendalami jaringan para pelaku. Apakah mereka terlibat jaringan nasional atau internasional. "Kami juga sedang mendalami, kemana mereka akan mengirim BBL ini," ujarnya. ***

Editor : Jelo Sangaji
#BBL #Benih bening lobster #dislutkan ntb #Lobster