Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Camat Sembalun Gencarkan Clean up di Wisata Pusuk

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
BERSIHKAN SAMPAH: Camat Sembalun saat membersihkan sampah yang berserakan di Destinasi wisata Pusuk Sembalun dan sejumlah pintu masuk bukit.
BERSIHKAN SAMPAH: Camat Sembalun saat membersihkan sampah yang berserakan di Destinasi wisata Pusuk Sembalun dan sejumlah pintu masuk bukit.

Lombokpost-Camat Sembalun bersama Pramuka, relawan pencinta alam, TNI-Polri dan komunitas menggencarkan kegiatan clean up di sepanjang jalan wisata Pusuk Sembalun.


Advertisement

"Alhamdulillah selama dua minggu ini melakukan kegiatan bersih-bersih," terang Camat Sembalun Suherman, Kamis (19/2).

Kata dia, kegiatan clean up dilakukan mulai dari jalur wisata Pusuk Sembalun hingga sejumlah bukit. Mulai dari pintu masuk Bukit Gedong, Bukit Provok, sampai taman bunga Sembalun.

Kegiatan ini direncanakan rutin dilaksanakan. Dengan tujuan menjaga keasrian dan kebersihan Sembalun sebagai daerah wisata. "Kegiatan ini sudah berjalan dua kali. Ke depan kita akan cari formulasi agar kegiatan berjalan lebih masif lagi," katanya.

Advertisement

Selain menjaga wisata Sembalun dari sampah, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi dan penyadaran kepada pengelola wisata dan pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah nonorganik.

Sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan wisata Sembalun, pihaknya juga berencana menggelar lomba pembersihan sampah dengan menyiapkan hadiah dan doorprize agar komunitas dari semua unsur bisa terlibat menjaga kebersihan alam Sembalun.

"Nanti kita konsep acaranya dengan lebih menarik, untuk menarik semua elemen bisa berpartisipasi melakukan clean up dan menjaga lingkungan Sembalun dari sampah, terutama destinasi wisata," katanya.

Advertisement

Dirinya berharap semua masyarakat, khususnya para pengunjung, baik di wisata Pusuk maupun bukit, tetap menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Terutama sampah plastik atau nonorganik.

Sampah ini diakui membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa terurai. Ia mendorong kesadaran masing-masing agar sama-sama peduli terhadap lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Sampah juga kerap menjadi salah satu penyebab timbulnya bencana, terutama bencana banjir. Untuk itu mari kita menjaga lingkungan dan alam kita dengan mengurangi sampah dan tidak membuang sembarangan," tutupnya.

 

 

 

Advertisement
Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Maksimalkan Armada Bersihkan Sampah Pasar Gunungsari

Maksimalkan Armada Bersihkan Sampah Pasar Gunungsari

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar mengerahkan seluruh kekuatan armada pengangkut untuk membersihkan timbunan sampah di kawasan pasar.

 Residu Sampah MotoGP Berpotensi Sumbang PAD Loteng

Residu Sampah MotoGP Berpotensi Sumbang PAD Loteng

55 ton residu sampah MotoGP diperkirakan berpotensi menyumbang retribusi sekitar Rp 55 juta bagi pendapatan asli daerah (PAD) Loteng

Desa Banyumulek Dikepung Sampah Kiriman Desa Tetangga

Desa Banyumulek Dikepung Sampah Kiriman Desa Tetangga

Armada truk dan alat berat sangat dibutuhkan untuk mengeruk tumpukan limbah di sepanjang aliran saluran air antar dusun di desa ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer