
LombokPost – Kawasan Tiga Gili (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air) diakui masih mengalami keterbatasan transportasi kegawatdaruratan.
Dengan kondisi tersebut, Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) diminta menyediakan fasilitas tersebut.
Usulan ini muncul dari Klinik Gili Emergency. Klinik yang beroperasi di Gili Trawangan itu mengusulkan kepada Pemda KLU untuk menyediakan fasilitas ambulan listrik.
Dengan adanya sarana tersebut, akan mempercepat evakuasi pasien. Transportasi kegawatdaruratan model ini sekaligus menyesuaikan karakter kawasan wisata yang membutuhkan moda transportasi ramah lingkungan.
Direktur Klinik Gili Emergency dr. Nasrullah mengatakan, saat ini penggunaan kendaraan listrik sebagai moda transportasi kegawatdaruratan di kawasan tiga gili masih menghadapi keterbatasan.
Padahal, kebutuhan terhadap sarana evakuasi yang cepat dan memadai cukup tinggi.
Menurutnya, transportasi kegawatdaruratan di kawasan wisata tersebut idealnya tidak hanya cepat.
Tetapi juga nyaman, ramah lingkungan, dan mudah diakses ketika terjadi kondisi darurat.
Nasrullah mengatakan, kawasan wisata tiga gili harus memiliki transportasi kegawatdaruratan yang memenuhi standar tersebut.
"Kami berharap ada keputusan konkret dari Pemda untuk menyediakan ambulan listrik," ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




