LombokPost - Negosiasi perpanjangan kontrak Alexis Saelemaekers dengan AC Milan masih berlangsung.
Masalahnya pertemuan penting untuk menyelesaikan kesepakatan antara AC Milan dan Alexis Saelemaekers tersebut belum dijadwalkan.
Namun baik AC Milan maupun sang pemain sangat optimistis dapat mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kontrak Alexis Saelemaekers yang berakhir pada 2027.
Kemungkinan oleh AC Milan dia akan diganjar dengan kenaikan gaji signifikan, mengingat performa Alexis Saelemaekers yang terus membaik.
Alexis Saelemaekers akan memperpanjang kontraknya selama empat tahun lagi dengan opsi tambahan perpanjangan hingga genap lima tahun bersama AC Milan.
Selain Alexis Saelemaekers, AC Milan juga tengah coba mempertahankan Rafael Leao.
Selain melalui upaya perpanjangan kontrak, pada musim 2026-2027, jika Mike Maignan hengkang, maka Rafael Leao akan naik menjadi kapten baru AC Milan.
Musim ini Massimiliano Allegri telah memilih Rafael Leao sebagai wakil kapten AC Milan, dan jika Mike Maignan memilih hengkang pada 2026-2027 ia akan menyerahkan ban kapten nya kepada pemain Portugal itu.
Sebuah bentuk kepercayaan AC Milan kepada Rafael Leao yang tiba pada 2019 silam dari LOSC Lille.
Baca Juga: AC Milan Dapat Saingan Berat, Robert Lewandowski Ternyata Diminati 3 Klub Inggris Ini
Sejak saat kedatangannya itu, Rafael Leao terus berkontribusi bagi AC Milan, dan seiring berjalannya waktu, dia semakin baik.
Formula untuk membangun tim pemenang didasarkan pada prinsip-prinsip fundamental yang dapat mengalami sedikit variasi, dan salah satu prinsip tersebut adalah kehadiran pemain berpengalaman, sebuah komponen yang hampir mustahil untuk dilepaskan oleh tim seperti AC Milan.
Mempertahankan Rafael Leao dan Alexis Saelemaekers adalah contoh cara AC Milan menjaga momentum, memastikan pemain yang sudah matang tempaan tidak justru pindah saat sedang bagus-bagusnya.
Sebagai contoh, AC Milan menemukan hal ini antara musim dingin 2019 dan 2020, ketika Zlatan Ibrahimovic kembali ke klub dan Simon Kjaer datang sebagai figur yang memiliki kepemimpinan teknis dan karismatik.
Lima tahun kemudian, formula tersebut muncul kembali dengan ciri-ciri serupa, kini ada sosok pria sejati bernama Luka Modric yang membimbing rekan-rekannya di AC Milan.
Pemain yang telah menghidupkan kembali seluruh atmosfer permainan AC Milan dengan teladan, kepribadian, dan mentalitasnya.
Sedemikian rupa peran Luka Modric, sehingga AC Milan ingin mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak satu tahun lagi yang akan dibahas pada musim semi nanti.
Kelak, tak berlebihan rasanya jika menyebut nama Rafael Leao dan Alexis Saelemaekers sebagai calon pemimpin bagi AC Milan, seiring bertambahnya kematangan mereka dalam 2-3 tahun mendatang. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic