BIMA-Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan banjir di berbagai Kecamatan di Bima. Sejumlah wilayah terendam banjir.
Data terakhir yang diperoleh Lombok Post tadi malam, ada tujuh wilayah Kecamatan di Kabupaten Bima yang terendam banjir. Sedangkan di Kota Bima ada beberapa Kecamatan saja.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Isyra mengatakan, banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bima. Seperti di Kecamatan Woha. Hingga tadi malam, Desa Keli, Desa Dadibou, Desa Risa, Desa Nisa, dan Desa Naru masih terendam banjir. "Untuk Desa Rabakodo dan Desa Talabiu di Kecamatan Woha masih siaga banjir," kata dia, kemarin.
Banjir di Desa Keli dan sekitarnya disebabkan meluapnya air di sungai Tolo Ribo. Dia menceritakan, sekitar pukul 12.30 Wita intensitas hujan di wilayah Woha, Monta serta Parado cukup tinggi, sehingga menyebabkan meluapnya air dari pegunungan So Tolo Ribo Desa Keli.
"Sekitar pukul 16.00 Wita, air mulai meluap dari arus sungai ke pemukiman warga sepanjang bantaran sungai Desa Keli," jelasnya.
Luapan air juga menggenangi pemukiman warga Desa Risa dan Dadibou. Areal persawahan juga tak luput dari rendaman banjir.
Banjir juga merendam wilayah Madapangga, Bolo, Palibelo, Belo, dan Tambora. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai adanya korban dalam bencana banjir ini. Begitu juga dengan kerugian material. "Warga diharapkan tetap waspada dengan segala kemungkinan yang terjadi," ujarnya.
Tidak hanya di Bima, sejumlah wilayah di Kota Bima juga diterjang banjir. Kelurahan Mande paling parah dengan ketinggian air lebih dari 1 meter. Wilayah Kecamatan Raba, Mpunda, Rasanae Barat dan sebagian wilayah Rasanae Timur juga ikut direndam banjir. (man/r8)
Editor : Galih Mps