LombokPost - Minggu (22/2) waktu setempat, pasukan militer Meksiko menumbangkan salah satu gembong narkoba paling diburu di dunia, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias “El Mencho”.
Namun, peluru yang merobohkannya justru menyulut api kekerasan di berbagai penjuru negeri.
Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan Oseguera terluka dalam baku tembak dengan tentara di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco.
Pria 59 tahun itu mengembuskan napas terakhir saat diterbangkan ke Mexico City. Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya memasang hadiah USD 15 juta untuk kepalanya.
Oseguera adalah pendiri sekaligus pemimpin tak terbantahkan Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG).
FBI menyebut organisasi ini sebagai jaringan penyelundup narkoba paling kuat di Meksiko saat ini.
Dia membangun kartel sejak sekitar 2007, menjadikannya pemasok utama kokain, heroin, metamfetamin, hingga fentanil ke pasar Amerika Serikat.
Sekretariat Pertahanan Meksiko mengungkapkan penggerebekan dilakukan dengan informasi pelengkap dari otoritas Amerika Serikat.
Empat anggota kartel tewas di lokasi, dua lainnya meninggal saat proses pemindahan ke Mexico City. Dua tersangka ditangkap. Aparat menyita kendaraan lapis baja, peluncur roket, dan sejumlah senjata berat. Tiga personel militer terluka dan kini dirawat.
Dilansir dari Al Jazeera, operasi tersebut sontak memicu gelombang balasan.
Kelompok bersenjata membakar kendaraan, memblokade jalan raya, dan menebar teror di sedikitnya enam negara bagian, yakni Jalisco, Colima, Michoacan, Nayarit, Guanajuato, dan Tamaulipas.
Ibu kota Jalisco, Guadalajara, mendadak lengang pada Minggu malam. Warga memilih mengunci diri di rumah. Video yang beredar memperlihatkan penumpang berlarian panik di bandara Guadalajara. Asap hitam juga terlihat membumbung di kota wisata Puerto Vallarta.
"Warga tetap di rumah dan menghentikan transportasi publik,” kata Gubernur Jalisco Pablo Lemus. Kemarin (23/2) sejumlah negara bagian meliburkan sekolah.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memuji aparat keamanan dan menyerukan ketenangan. “Koordinasi absolut dengan seluruh pemerintah negara bagian,” tulisnya di platform X. Dia juga menegaskan sebagian besar wilayah nasional tetap beraktivitas normal.
Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya di Jalisco, Tamaulipas, Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon untuk berlindung.
Kanada juga mengeluarkan peringatan perjalanan. Maskapai seperti Air Canada, United Airlines, dan American Airlines menghentikan penerbangan menuju Puerto Vallarta dan Guadalajara karena situasi keamanan. (lyn/len/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida