LombokPost-Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) NTB terus didorong untuk memperluas pangsa pasar produknya.
Salah satunya, dengan melakukan ekspor ke negara-negara potensial.
Terkait hal itu, tercatat 35 pelaku UMKM kriya mengikuti kegiatan adaptasi produk UMKM bisa ekspor.
Kegiatan ini diinisiasi Direktorat Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag RI, berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan NTB.
”Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kemendag RI dengan Disdag NTB melalui Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN),” ujar Plh Kepala Disdag NTB Heri Agustiadi, Kamis (7/11).
Dikatakannya, kegiatan adaptasi produk UMKM bisa ekspor ini sangat membantu UMKM untuk memperluas pasarnya.
Sebab mereka mendapatkan informasi mengenai tren dan perkembangan pasar ekspor di berbagai negara, terutama produk home decor.
”Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini dan berharap lebih intens digelar,” sambungnya.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM kriya dapat menjalin komunikasi dan kolaborasi antarsesama pelaku usaha siap ekspor.
Termasuk juga dengan desainer Indonesian Design Development Center (IDDC), dan stakeholder pusat dan daerah.
”Serta diperolehnya masukan dan rekomendasi terkait pengembangan sektor kriya, khususnya dekorasi rumah,” katanya.
Puluhan UMKM kriya yang hadir tersebut, kata Heri memiliki jenis kerajinan yang beragam.
Diantaranya, dekorasi rumah dengan material kayu, rotan, batok kelapa, bambu, dan tenun.
Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM NTB terkait preferensi pasar dan pengembangan produk berbasis desain.
”Sehingga mereka ke depannya bisa menembus pasar global,” tandasnya.
Bank Indonesia (BI) juga ikut membantu memperluas ekspor UMKM.
KPwBI NTB Berry Arifsyah Harahap mengatakan, BI telah berhasil melepas komoditas home decor anyaman rotan ke Jerman sebanyak dua kontainer, September lalu.
Selain itu, pada November ini, akan dilakukan ekspor Kemiri sebagai hasil dari berbagai upaya bersama.
Termasuk fasilitasi perizinan ekspor, business matching, serta pengiriman sampel dari UMKM.
BI NTB juga akan terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, melalui promosi investasi dan perdagangan, serta ekspor produk unggulan.
”Sehingga mampu meningkatkan cadangan devisa, dan kemudian berdampak pada penyerapan tenaga kerja,” pungkasnya. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida