Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Arus Penumpang Lembar-Padangbai Turun 10 Persen, Natal 2023 Lebih Ramai

nur cahaya • Senin, 30 Desember 2024 | 13:39 WIB

 

Penumpang yang turun dari kapal penyeberangan di Pelabuhan Lembar, beberapa waktu lalu. Di momen libur Natal 2024, arus penumpang di pelabuhan ini justru turun 10 persen.
Penumpang yang turun dari kapal penyeberangan di Pelabuhan Lembar, beberapa waktu lalu. Di momen libur Natal 2024, arus penumpang di pelabuhan ini justru turun 10 persen.
 

LombokPost-PT ASDP Cabang Lembar, Lombok Barat, mencatat penurunan jumlah penumpang pada momen libur Natal 2024.

”Ada penurunan sekitar 10 persen untuk penumpang (dibanding 2023, Red),” ujar General Manager ASDP Cabang Lembar Agus Djoko Triyanto.

”Namun secara day by day, masih tercatat reguler di H-3 dan H-2, ada penambahan sekitar 1.000-1.500 penumpang,” sambungnya.

Djoko menuturkan, data penumpang dari dua sisi Lembar-Padangbai selama libur Natal tercatat mencapai 40.274 di tahun 2024. Sementara di tahun 2023 ada 44.632 penumpang.

”Dari angka tersebut didominasi pergerakan dari Padangbai ke Lembar,” beber Djoko.

Menurunnya jumlah penumpang di momen libur Natal 2024 terjadi karena beberapa faktor. Seperti banyaknya pilihan bagi pengguna jasa untuk bepergian.

Termasuk adanya penurunan harga tiket penerbangan untuk liburan Nataru.

”Dari sisi pelabuhan banyak pilihan. Seperti Lembar-Surabaya, Lembar-Jangkar, Lembar-Padangbai,” jelasnya.

Dari sisi armada, ASDP Cabang Lembar memiliki empat kapal sedang docking tahunan, dan 21 kapal yang siap.

”Tapi hingga hari ini, Jumat (27/12) baru 13 kapal yang bergerak, artinya masih normal. Kalau padat bisa 18-21 kapal,” terangnya.

Di sisi lain, terkait peringatan cuaca ekstrem dari BMKG, Djoko menjelaskan cuaca di Pelabuhan Lembar cukup kondusif.

Pihaknya  tetap berkoordinasi dengan BMKG dan Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Lembar BPTD NTB terkait pemberangkatan kapal.

”Angin untuk pelayaran masih kondusif,” tandas Djoko.

BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengimbau masyarakat, terkait akan adanya gangguan atsmosfer. Menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah di NTB. Di antaranya, gelombang Kelvin dan Ekuatorial hingga pertemuan massa udara dan belokan angin.

Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya pertumbuhan awan konvektif, yang berpotensi menyebabkan hujan lebat hingga hujan sedang disertai kilat dan petir di NTB, pada periode 25-31 Desember 2024.

Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak. Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, sambaran petir, dan pohon tumbang. (fer/r9)

Editor : Marthadi
#penumpang #asdp #Nataru #cabang #pelabuhan #Padangbai #Jasa #Lembar #pengguna