LombokPost-Salah satu event besar NTB yang diadakan di Senggigi, untuk kali keduanya sukses digelar. Merumatta Coast Trail diikuti oleh 500 peserta dari 19 negara.
“Ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pastinya peserta dari Indonesia banyak,” kata General Manager Merumatta Senggigi Lombok Fahrurrazi yang ditemui usai perlombaan.
Tahun ini ada peningkatan negara yang mengikuti sport tourism yang menjadi event tahunan tersebut.
Sebelumnya 16 negara, tahun ini menjadi 19 negara. Begitu pun dengan peserta yang ikut. Rata-rata usia peserta yang mengikuti 30 sampai 40 tahun.
Baca Juga: Diduga Suara Dimanipulasi, Caleg PKS Dapil II Sekotong-Lembar ini Protes PPK
Menurutnya, event yang menjadi salah satu calender of event (COE) NTB ini sangat diminati para pelari. Karena tidak hanya diikuti oleh pelari lokal NTB, tetapi juga dari luar daerah seperti Bali, Jawa, dan Jakarta.
Dari 500 peserta, 50 di antaranya merupakan peserta mancanegara.
“Banyak juga peserta yang ikut tahun lalu, tahun ini kembali ikut lagi. Mereka juga mungkin bercerita ke teman-temannya sehingga banyak yang ikut,” jelasnya.
Rute dari start sampai finish mulai dari Hotel Merumatta menuju Pantai Senggigi, lanjut ke arah puncak Batu Penyu Batulayar-Bukit Loco menuju puncak Mangsit dan kembali lagi finis ke Merumatta.
Baca Juga: Penurunan Angka Stunting di Kota Mataram Cukup Progresif, Kini Sudah di Angka 8,61 Persen
Rute itu untuk kategori 25 kilometer, 15 kilometer, dan 8 kilometer. Sedangkan 50 kilometer melalui rute itu sebanyak dua kali putaran.
“50 kilometer itu baru kita gelar tahun ini, kemarin hanya sampai 25 kilometer,” imbuh pria yang akrab disapa Ojik.
Ide munculnya event sport tourism ini, karena melihat keindahan alam Senggigi. Dari alam perbukitan dan keindahan pantai di kombinasikan menjadi rute event itu.
“Kemasan rute ini sangat bagus, berlari sepanjang 2 kilometer di pantai, kemudian naik ke atas bukit dan kembali lagi melewati pantai, jadi vibes-nya (atmosfer) dapet,” ujarnya.
Baca Juga: Cerita Reni, Anggota KPPS di Mataram yang Keguguran saat Menjalankan Tugas
Event ini bertujuan membantu pemerintah memasarkan Senggigi di kancah internasional sebagai sport tourism.
Ia menegaskan kesuksesan event yang kedua ini, memacu untuk kembali mengelar tahun depan. Pihaknya pun berharap event bisa mendapat suport dari pemerintah.
“Tahun ini ada bantuan dari pemerintah provinsi dan kabupaten, kita berharap lebih besar lagi bantuannya,” harapnya.
Dampak untuk okupansi di Merumatta cukup signifikan. Dari yang awalnya okupansi saat weekend hanya berkisar 30-40 persen.
Baca Juga: Mandi di Embung, Bocah 8 Tahun di Sakra Barat Lombok Timur Meninggal
Namun pada saat penyelenggaraan Merumatta Coast Trail, okupansinya bisa mencapai 70 persen.
“Ini menunjukkan bahwa memang event ini punya greget. Karena peserta yang dari luar Lombok itu mikirnya simpel, gak mau stay jauh-jauh. Karena acaranya di sini, jadi mereka lebih memilih nginapnya di sini,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Nizam, salah satu peserta mengaku terkesan dengan rute coast trail tahun ini.
Selain rute yang menantang, pemandangan bukit dan pantai memukau para peserta.
Baca Juga: Film Agak Laen Tembus 7 Juta Penonton, Masuk Jajaran Film Terlaris Sepanjang Masa Nomor 2
“Tracknya killer, tapi ini oke banget, pantainya cakep, pas dini hari enak banget. Tapi panas banget mungkin karena di Lombok mataharinya ada lima,” tutur Nizam usai berhasil melewati garis finis.
Pria asal Bali itu tak menampik Lombok salah satu pulau yang indah di Indonesia.
Itu dibuktikan dia ketika ia melintasi perbukitan Senggigi saat dini hari.
“Di sana ada ilalang ditambah full moon, wah cakep banget,” ungkap pria yang berhasil meraih podium satu dengan jarak 50 kilomter. (chi/r3)
Editor : Marthadi