Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polda NTB Terjunkan 1.583 Personel Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025

nur cahaya • Jumat, 21 Maret 2025 | 12:00 WIB

 

SIAPKAN PASUKAN: Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan mengecek kesiapan personel yang akan diturunkan pada Operasi Ketupat 2025 di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis (20/3). 
SIAPKAN PASUKAN: Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan mengecek kesiapan personel yang akan diturunkan pada Operasi Ketupat 2025 di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis (20/3). 

LombokPost-Polda NTB melaksanakan gelar pasukan Operasi Ketupat di Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, Kamis (20/3). Kegiatan ini guna memastikan kesiapan pengamanan selama arus mudik dan balik saat Lebaran Idul Fitri. ”Total ada sebanyak 1.583 personel yang diturunkan untuk pengamanan,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan. 

Khusus di Polda NTB, ada sebanyak 343 personel dikerahkan. Sedangkan dari polres jajaran sebanyak 1.240 personel. ”Semua personel yang terlibat harus berbuat maksimal untuk masyarakat,” ujarnya. 

Untuk menunjang pengamanan mudik, Polda NTB menyiapkan sebanyak 34 pos operasi. Terdiri dari 18 pos pengamanan, 11 pos pelayanan, dan lima pos terpadu. 

Baca Juga: Pemprov NTB Targetkan Satu Digit Angka Kemiskinan

Pos pengamanan berfungsi untuk memaksimalkan pengamanan kawasan wisata, penjagaan fasilitas publik, seperti perumahan, kantor pemerintah, tempat ibadah, kawasan wisata, bandara, dan pelabuhan. Selain itu, menangani gangguan kamtibmas dan pengamanan pusat perbelanjaan. ”Serta yang paling penting adalah mengurangi kemacetan dengan sistem contra flow atau one way,” terangnya. 

Sementara itu, pos pelayanan dapat dimanfaatkan pemudik. Petugas harus  memberikan pelayanan kesehatan, memberikan informasi pelayanan mudik, dan inovasi lainnya. ”Pos pelayanan ini bisa dijadikan singgah sementara bagi pemudik yang sedang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh,” kata dia. 

Pos terpadu merupakan gabungan instansi yang mempunyai tugas pokok memberikan pelayanan kepada para pemudik di moda transportasi. Penempatan pos terpadu di terminal bus, pelabuhan, dan bandara. ”Kita juga bekerjasama dengan stakeholder lain untuk menyukseskan Operasi Ketupat tahun ini,” ungkapnya. 

Baca Juga: Seorang Anak di Desa Loyok Tewas Terbawa Arus  

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan, beberapa potensi gangguan sudah dipetakan. Seperti tempat wisata, tempat pemakaman umum, tempat ibadah, dan rumah yang ditinggal mudik menjadi sasaran. ”Termasuk juga yang diantisipasi adalah kondis cuaca, peningkatan kebutuhan bahan pokok dan BBM (Bahan Bakar Minyak),” kata Kholid. 

Sementara itu, yang menjadi target operasi adalah orang, barang, dan tempat. ”Semua harus dilakukan  deteksi dini dan deteksi aksi setiap personel yang bertugas,” tandasnya. (arl/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#Target Operasi #polda #kemacetan #Pelayanan #pos terpadu #personel #Operasi Ketupat #NTB