Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Nikmatnya Sensasi Pedas Gurih Kuliner Pes Ikan Nila Lingsar

Geumerie Ayu • Rabu, 16 Juli 2025 | 10:55 WIB
Nikmatnya sensasi pedas gurih kuliner pes ikan nila lingsar
Nikmatnya sensasi pedas gurih kuliner pes ikan nila lingsar

LombokPost – Kuliner khas Lombok Barat tidak hanya terbatas pada Sate Bulayak saja.

Ada satu lagi kuliner khas yang mulai naik daun dan rasanya sudah pasti nikmat.

Kuliner ini bernama, pes ikan nila Lingsar yang menggunakan ikan segar.

Hidangan kuliner pes ikan nila ini hanya bisa ditemukan di seputaran Lingsar.

Kuliner pes ikan nila yang menggugah selera ini menawarkan cita rasa unik yang segar, gurih, pedas, dan nikmat dalam setiap gigitan.

Kuliner pes nila Lingsar ini berbeda dari olahan ikan nila bakar biasanya.

Umumnya nila bakar digoreng dulu atau hanya dibakar dengan bumbu pedas manis.

Namun pes ikan nila Lingsar punya rahasia sendiri.

Joko, salah satu pedagang di Lingsar, Lombok Barat membakar pes nila pedas pesanan pembeli, belum lama ini.
Joko, salah satu pedagang di Lingsar, Lombok Barat membakar pes nila pedas pesanan pembeli, belum lama ini.

Lokasi penjual pes ikan nila ini berada di sepanjang Jalan Gora, Kecamatan Lingsar, hanya sekitar 10-15 menit dari Kota Mataram.

Terdapat deretan warung ikan bakar segar yang menyajikan hidangan pes ikan nila ini.

Salah satu warung pes ikan nila yang paling terkenal adalah warung ikan bakar milik Joko Aprianto.

Berdiri pascagempa 2018 lalu, warung Joko telah menjadi langganan para pencinta kuliner.

"Peminatnya tak kaleng-kaleng. Mulai dari eks gubernur NTB, kantor-kantor dinas di Provinsi NTB, hingga Pemda Lombok Barat sering pesan duluan," cerita Joko.

Pembeli yang datang di siang hari seringkali harus antre karena banyaknya pesanan.

"Biasanya sih 20-30 kilo per hari, ada aja yang pesan segitu," ujarnya.

Apa yang membuat pes ikan nila Lingsar begitu istimewa? Menurut Joko, kuncinya terletak pada proses pengolahannya.

Ikan nila segar tidak digoreng, melainkan dibakar terlebih dahulu di atas bara api dari serabut kelapa.

Setelah itu, ikan yang sudah setengah matang dilumuri dengan bumbu racikan manual khas Lingsar.

Lalu ikan dibungkus daun pisang, dan dibakar kembali.

Selain dibakar terlebih dahulu, yang bikin beda dan khas itu terletak di cara pembakaran dan aromatik dari daun pisang.

“Ikannya juga dibakar dua kali, sehingga sangat lembut," terang mantan karyawan hotel Swiss Bell Makassar ini.

Proses pembakaran ganda ini menghasilkan tekstur ikan yang sangat lembut dengan aroma daun pisang yang meresap sempurna.

Warung Joko buka setiap hari, pukul 08.00-20.00 Wita.

Untuk menikmati pes ikan nila ini, pembeli cukup merogoh kocek Rp 55 ribu per kilogram.

Isinya bisa 4 hingga 5 ekor ikan, tergantung ukurannya. (fer/r6)

Editor : Jelo Sangaji
#Pes Nila Bakar Lingsar #pedas #Kuliner #gurih