“Dalam mengantisipasi Korona pasar ini kita tutup total,” kata Dansat Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram Bayu Pancapati, Minggu (26/4).
Jalan Gelatik ini menjadi langganan macet karena aktivitas warga di depan pasar. Meski Kota Mataram status siaga Covid-19, padagang dan pengunjung pasar ini tidak mau tahu. Yang penting mereka berjualan. Ada uang yang masuk.
Diungkapkan, awal bulan lalu pihaknya dibantu camat menutup pasar ini. Bahkan kepala linglungan (kaling) bersama warga setempat ikut membantu membersihkan lapak-lapak yang semrawut di depan pasar. Namun kini, Bayu melihat ada pedagang yang berani coba-coba jualan kembali. "Ini sudah kita tutup,” kata Bayu.
Camat Cakranegara M Erwan sudah memberikam imbauan kepada pedagang agar menutup kembali pasar ini. Ia tidak ingin ada lagi kerumunan warga di saat merebaknya Covid-19. “Ini demi keselamatan pedagang dan keluarga,” ucapnya.
Ia ingin pedagang bisa berjualan kembali dalam situai normal. Di masa pendemi Covid-19, pihaknya meminta pedagang memahami kondisi sekarang. Karena penyakit ini tidak hanya membayakan diri sendiri, namun juga orang lain. (jay/r3) Editor : Administrator