LombokPost-Di Desa Sukarara, Lombok Tengah, setiap helai benang adalah cerita. Bukan sekadar kain, melainkan warisan tentang perempuan-perempuan tangguh yang menenun identitas, jati diri, dan sejarah leluhur mereka.
Namun waktu berjalan, dan tantangan datang dalam rupa yang halus. Globalisasi, modernisasi, dan pergeseran minat generasi muda. Tradisi menenun sempat terancam menjadi kenangan seni yang hanya dikenang, bukan lagi dilakukan.
Tapi harapan mulai ditenun kembali. Pertamina hadir sebagai mitra perubahan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina mendorong regenerasi penenun. Mengenalkan pelatihan, mendampingi usaha kecil, dan membuka ruang bagi anak-anak muda Sukarara untuk kembali merajut masa depan dari warisan leluhur.