Listrik Tetap Andal, Pawai Takbiran di Mataram Berjalan Meriah Penuh Cahaya
Marthadi• Jumat, 20 Maret 2026 | 22:22 WIB
Listrik di Mataram tetap andal di malam takbiran Idulfitri 1447 H, Jumat malam (20/3).
LombokPost - Di tengah gemuruh takbir dan lautan cahaya yang membanjiri jalanan Kota Mataram, PLN memastikan satu hal krusial: listrik tak boleh padam. Saat ribuan warga memadati jalur pawai, sistem kelistrikan justru tampil prima tanpa gangguan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan pawai takbiran di Kota Mataram yang berlangsung meriah, Jumat (20/3/2026).
Ribuan masyarakat turut serta dalam kegiatan tersebut, memadati ruas jalan utama dengan lantunan takbir dan ornamen lampu yang menghiasi kendaraan serta barisan peserta.
Di tengah gemuruh takbir dan lautan cahaya yang membanjiri jalanan Kota Mataram, PLN memastikan satu hal krusial: listrik tak boleh padam. Saat ribuan warga memadati jalur pawai, sistem kelistrikan justru tampil prima tanpa gangguan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan pawai takbiran di Kota Mataram yang berlangsung meriah, Jumat (20/3/2026). Ribuan masyarakat turut serta dalam kegiatan tersebut, memadati ruas jalan utama dengan lantunan takbir dan ornamen lampu yang menghiasi kendaraan serta barisan peserta.
General Manager PLN UIW NTB Sri Heni Purwanti menyampaikan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna menjaga keandalan sistem kelistrikan sejak sebelum pelaksanaan pawai. Upaya ini meliputi pemeliharaan jaringan, penguatan sistem distribusi, hingga kesiapsiagaan personel di titik-titik strategis.
“PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman dan nyaman. Seluruh infrastruktur kami pastikan dalam kondisi optimal, didukung kesiapan personel di lapangan,” ujar Sri Heni.
Dalam mendukung kelancaran kegiatan, PLN UIW NTB menyiagakan puluhan petugas yang tersebar di berbagai lokasi prioritas. Selain itu, penyulang pada jalur pawai turut diamankan guna memastikan pasokan listrik tetap stabil selama berlangsungnya takbiran. Kendaraan operasional juga disiagakan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.
Berdasarkan data sistem kelistrikan, beban puncak di wilayah Lombok pada 20 Maret 2026 tercatat sebesar 345 MW, dengan daya mampu mencapai 385 MW dan cadangan daya sebesar 40 MW. Kondisi ini menunjukkan sistem berada dalam status aman dan mampu mengakomodasi kebutuhan listrik selama kegiatan berlangsung.
PLN juga memastikan seluruh peralatan pendukung dalam kondisi siap operasi, serta melakukan monitoring secara real-time untuk menjaga stabilitas sistem. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif guna meminimalisasi potensi gangguan kelistrikan.
“Keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kecukupan daya, tetapi juga oleh kesiapan sistem dan kecepatan respons petugas. Kami memastikan seluruh lini siaga untuk menjaga kenyamanan masyarakat,” tambah Sri Heni.
Keberhasilan PLN dalam menjaga pasokan listrik selama pawai takbiran ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran rangkaian perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. PLN UIW NTB menegaskan akan terus menjaga keandalan listrik agar masyarakat dapat merayakan momen penuh kebahagiaan dengan aman dan terang.