Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Dukung Program Swasembada Garam Nasional Bersama Menteri Trenggono Tinjau K-SIGN

Nurul Hidayati • Rabu, 24 September 2025 | 16:36 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, beserta anggota The Dudas-1 untuk meninjau proyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Desa Matasio, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Proyek strategis ini digadang-gadang sebagai langkah penting untuk mewujudkan kemandirian Indonesia dalam sektor garam pada tahun 2027.

Proyek K-SIGN diharapkan membawa banyak manfaat, tidak hanya untuk memperkuat kemandirian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan garam tanpa harus bergantung pada impor.

"Tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal serta menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Rote Ndao dan sekitarnya,” ujar Menteri Trenggono.

Ia menambahkan, K-SIGN dibangun dengan konsep modernisasi yang mengintegrasikan teknologi produksi dan pengolahan.

Kawasan ini akan dilengkapi tambak garam modern, sistem otomatisasi pemantauan kadar garam, serta fasilitas washing plant dan refinery.

Dengan target produksi 2,6 juta ton per tahun, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 2 triliun dan membuka ruang bagi investasi swasta dan BUMN.

“Dengan sistem terintegrasi, nilai tambah dari industri pergaraman diharapkan tetap berada di dalam negeri. Produksi ini akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri pangan, farmasi, maupun kimia,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Raffi Ahmad, yang hadir bersama Ariel Noah, Gading Marten, dan Mahendra Desta, menyampaikan apresiasinya.

“KKP luar biasa. Program Pak Prabowo itu swasembada pangan, jadi ini menjadi penting,” ungkap Raffi Ahmad. Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah.

Ia meyakini K-SIGN akan menjadi kebanggaan dan harapan baru bagi masyarakat.

“Kami siap berkontribusi menjadikan Rote Ndao sebagai pusat industri garam nasional yang tangguh dan berdaya saing," ungkapnya.

Selain produksi garam, proyek ini diperkirakan akan menyerap 26.000 tenaga kerja, yang mayoritas berasal dari masyarakat lokal.

Efek berganda diharapkan terasa di berbagai sektor, mulai dari UMKM, logistik, transportasi, hingga jasa pendukung.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, beserta anggota The Dudas-1 meninjau proyek K-SIGN.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, beserta anggota The Dudas-1 meninjau proyek K-SIGN.

Kunjungan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Kehadiran para tokoh publik ini diharapkan dapat membantu mensosialisasikan program swasembada garam kepada masyarakat luas.

Editor : Kimda Farida
#prabowo #generasi #swasembada #garam #Pangan