LombokPost-Belakangan ini banyak penerima bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dibuat bingung.
Mereka mendapati saldo bantuan sudah masuk saat mengecek di ATM, namun transaksi penarikan justru gagal atau muncul pesan error.
Kondisi itu sering terjadi ketika masa pencairan bansos tiba, terutama saat masyarakat serentak menarik uang di hari yang sama.
Situasi ini kerap menimbulkan kekhawatiran, padahal ada penjelasan logis di baliknya serta langkah resmi yang bisa dilakukan.
Masalah yang paling sering muncul adalah mesin ATM kehabisan uang tunai. Saat pencairan dilakukan serentak di seluruh daerah, ribuan penerima biasanya datang ke ATM dalam waktu hampir bersamaan.
Akibatnya, saldo memang sudah masuk, tapi uang fisik di mesin sudah habis. Karena itu transaksi gagal meski saldo bantuan terlihat tersedia di layar ATM.
Untuk mengatasinya, penerima disarankan mencoba menarik uang di mesin ATM lain dalam jaringan bank yang sama, seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, atau BSI.
Jika transaksi tetap gagal, tunggu beberapa jam atau coba lagi keesokan harinya. Biasanya petugas bank segera mengisi ulang uang tunai di ATM dalam waktu singkat.
Selain masalah pada mesin, penyebab lain yang sering terjadi adalah rekening penerima belum sepenuhnya diaktifkan oleh pihak bank penyalur.
Proses aktivasi dilakukan bertahap setelah data penerima diverifikasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Karena itu, meskipun saldo sudah tampak masuk, rekening belum bisa digunakan untuk menarik uang karena masih menunggu finalisasi sistem.
Dalam kondisi seperti ini, penerima sebaiknya menunggu sekitar dua hingga lima hari kerja sejak saldo muncul di layar ATM.
Jika setelah itu masih belum bisa ditarik, segera hubungi layanan pelanggan bank penyalur atau datangi kantor cabang terdekat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Hindari mencoba berulang kali memasukkan PIN karena tiga kali salah PIN dapat membuat kartu terblokir.
Agar pencairan bansos berjalan lancar tanpa kendala, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Periksa saldo terlebih dahulu sebelum melakukan penarikan tunai.
Pilih waktu yang tidak terlalu sibuk agar terhindar dari antrean panjang dan risiko error.
Jika kartu bermasalah, laporkan kepada petugas bank atau pendamping sosial untuk mendapat bantuan. Gunakan ATM resmi atau agen bank terpercaya demi keamanan transaksi.
Kesimpulannya, saldo bansos yang sudah muncul di ATM tapi belum bisa ditarik bukan berarti dana diblokir atau bermasalah.
Kondisi ini umumnya disebabkan dua hal: mesin ATM kehabisan uang tunai atau rekening penerima belum aktif sepenuhnya.
Dengan memeriksa di ATM lain, menunggu proses aktivasi, serta mengikuti arahan pihak bank, dana bansos akan tetap aman dan dapat dicairkan begitu sistem siap.
Editor : Akbar Sirinawa