Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Konser K-Pop Pertama di Tiongkok Bakal Digelar Bulan Depan, Larangan Hallyu Kemungkinan Dicabut

Geumerie Ayu • Minggu, 24 Agustus 2025 | 20:50 WIB
Kep1er, girl group K-Pop yang bakal menggelar konser di Tiongkok bulan depan.
Kep1er, girl group K-Pop yang bakal menggelar konser di Tiongkok bulan depan.

LombokPost – Girl group K-Pop Kep1er bakal menggelar pertunjukan K-Pop pertama di Tiongkok daratan setelah sembilan tahun pelarangan hiburan Korea di negara tersebut, bulan depan.

Konser Kep1er ini tentu saja menumbuhkan harapan bagi industri music Korea bahwa Tiongkok akan melonggarkan larangan hiburan Korea yang telah berlaku selama bertahun-tahun.

Kep1er, girl group di bwah naungan anak perusahaan musik CJ ENM, WakeOne, dan Klap Entertainment, akan tampil di Fuzhou, Provinsi Fujian, pada 13 September.

Kep1er berencana membawakan sekitar 15 lagu di Fujian Meeting Hall, sebuah gedung yang dapat menampung hingga 1.500 orang.

Namun, Klap Entertainment mengatakan bahwa acara tersebut akan dibatasi hanya untuk sekitar 1.000 orang.

Menurut laporan media Korea, pertunjukan tersebut telah resmi disetujui pada bulan Juli oleh otoritas Fujian, dengan jadwal yang tercantum di situs web Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Rakyat Tiongkok.

Media tersebut juga mengutip pemberitahuan pemerintah yang menyatakan bahwa acara tersebut akan menarik banyak pengunjung, oleh karena itu memerlukan kerja sama dari otoritas keamanan publik.

Kep1er memulai debutnya pada awal tahun 2022 melalui program audisi Mnet "Girls Planet 999".

Photo
Photo

Kep1er beranggotakan tujuh orang ini terdiri dari satu anggota Tiongkok dan satu anggota Jepang, dan sebelumnya telah tampil di Jepang, Makau, dan Taiwan, sehingga mendapatkan pengakuan di mancanegara.

Konser ini menarik perhatian khusus karena berlangsung dua bulan sebelum Presiden Tiongkok Xi Jinping diperkirakan akan mengunjungi Korea untuk menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik pada akhir Oktober, kunjungan pertamanya dalam 11 tahun.

Industri menafsirkan waktu ini sebagai tanda bahwa Beijing mungkin mulai melonggarkan pembatasan terhadap Hallyu, atau Gelombang Korea.

Tiongkok memberlakukan larangan tidak resmi terhadap konten budaya Korea pada tahun 2016 sebagai balasan atas keputusan Seoul untuk mengerahkan sistem pertahanan rudal THAAD yang dipimpin AS.

Sejak itu, grup K-pop dilarang menggelar konser di negara tersebut, meskipun pertemuan penggemar dan toko pop-up terkadang diizinkan.

BLACKPINK baru-baru ini meluncurkan tur pop-up berskala besar di Tiongkok.

Dimulai di Shanghai pada tanggal 2 Agustus dan diperluas ke kota-kota besar termasuk Shenzhen, Wuhan, dan Chengdu pada tanggal 3 Agustus dan Beijing pada tanggal 5 Agustus.

Para penggemar berkumpul di acara-acara pusat perbelanjaan, tetapi tidak ada konser yang diizinkan.

Para pengamat industri memperingatkan agar tidak berasumsi bahwa larangan tersebut telah dicabut sepenuhnya.

Pada bulan Mei, boyband EPEX mengumumkan konser di Fuzhou, kota yang sama tempat Kep1er akan tampil, tetapi kemudian membatalkannya tiga minggu sebelum tanggal tersebut.

Band indie Korea Say Sue Me juga membatalkan konser yang direncanakan di Beijing Juli lalu dengan alasan serupa.

Orang-orang di industri ini berharap, terutama dengan pembicaraan mengenai kunjungan Xi akhir tahun ini, bahwa pembatasan akhirnya bisa dicabut,” kata seorang eksekutif di agensi K-pop besar.

"Namun, pasar Tiongkok tetap tidak dapat diprediksi. Sekalipun pintunya terbuka, masalah politik dapat menyebabkannya tutup kembali kapan saja." Imbuhnya.

 

Editor : Prihadi Zoldic
#larangan hallyu #tiongkok #Kep1er #konser k-pop #Pertama